LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rumah Sakit Myria Palembang mendapat teror bom, pengunjung panik

Setelah dilakukan penyisiran, tim Gegana tidak menemukan benda mencurigakan.

2016-07-11 15:39:30
ancaman bom
Advertisement

Rumah Sakit Myria di Jalan Kol H Barlian KM 7 Palembang, mendapat teror melalui telepon akan diledakkan. Tim Gegana Brimob Polda Sumatera Selatan diterjunkan untuk menyisir sekitar lokasi, hingga akhirnya teror tersebut tidak terbukti.

"Ancaman teror bom tidak terbukti. Rumah Sakit Myria dinyatakan aman dari bom atau bahan peledak setelah dilakukan penyisiran secara ketat oleh Tim Gegana," kata Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Aria Dwianto di Palembang, Senin (11/9). Demikian tulis Antara.

Dia menjelaskan, pegawai Rumah Sakit Myria Palembang awalnya menerima ancaman dari penelepon gelap yang menyatakan ada bom di rumah sakit dan akan diledakkan pada pukul 10.00 WIB.

Setelah menerima telepon ancaman teror bom itu, petugas rumah sakit melapor kepada petugas keamanan internal dan diteruskan ke polisi.

Laporan ancaman teror bom itu direspons, dengan menurunkan anggota Polsekta Sukarami terdekat dengan rumah sakit dan Tim Gegana Brimob Polda Sumsel.

"Dengan tindakan pengamanan dan penyisiran bom secara cepat, suasana mencekam di Rumah Sakit Myria dapat dikendalikan dan tidak berlangsung lama setelah dinyatakan ancaman itu hanya teror," kata Kapolresta.

Sementara petugas operator Rumah Sakit Myria Palembang Catur Yuliantoro menjelaskan, dia menerima telepon dari seorang pria tanpa identitas menyebutkan sekarang ini ada bom di rumah sakit dan akan meledak pada pukul 10.00 WIB.

Dalam kondisi panik, ancaman bom dari penelepon gelap itu dilaporkan kepada Sugiono petugas keamanan RS Myria yang pada saat itu sedang piket.

Meksipun ancaman bom itu tidak terbukti dan sementara ini RS Myria dinyatakan tim Gegana Brimob Polda Sumsel aman dari bom/bahan peledak, untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik, petugas keamanan internal meningkatkan pengamanan, katanya.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.