Rumah penjaga sekolah di Cianjur terbakar, Ibu dan 2 anaknya tewas
Awal mula munculnya api lantaran berasal dari kompor gas yang akan digunakan memasak.
Kebakaran hebat melanda komplek SMPN 5 Cianjur, di Kampung Nagrak RT02/10, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur. Seorang ibu dan dua anaknya tewas lantaran terjebak di dalamnya.
Kebakaran hebat itu terjadi pada Rabu (10/2) pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Rumah Saepudin (30) yang merupakan penjaga sekolah ludes dilumat si jago merah.
Saat itu di dalamnya ada istri, Siti Rokoyah (30) dan dua anaknya, Siti Maesaroh (16) dan Riswandi (9).
"Korban meninggal dunia tiga orang," kata Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur pada merdeka.com, Rabu (10/2).
Dia menjelaskan awal mula munculnya api lantaran berasal dari kompor gas yang akan digunakan memasak. Biasanya korban memang akan mempersiapkan jajanan makanan untuk di kantin sekolah. Api kemudian melalap bangunan sekitar 4X5 meter tersebut.
"Api diduga berasal dari kompor gas yg diketahui sekira jam 03.00 WIB di karenakan jam tersebut merupakan waktu persiapan untuk membuat makanan jajanan di kantin sekolah," ungkapnya.
Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa saksi juga dimintai keterangan. Peristiwa tersebut ditangani Polres Cianjur.
Baca juga:
3 Rumah di Nunukan Kaltara ludes terbakar, kakak beradik tewas
Pasar di distrik Abepura terbakar, dua mobil Damkar diterjunkan
Sumur Pertamina di Majalengka terbakar, 1 orang tewas & 5 luka bakar
Kebakaran rumah di Denpasar Barat, bocah 4 tahun nyaris terpanggang
Banyak hotspot diduga kebakaran hutan dan lahan terdeteksi di Kaltim
Grand Indonesia dikepung kepulan asap, pengunjung mal panik
7 rumah di Samarinda hangus terbakar, 2 warga luka