Rumah pejabat Tangsel, dibobol maling siang bolong
Azhar mengaku, kaget saat diinformasikan orang rumahnya kalau pintu utama kediamannya terbuka dan seisi rumah menjadi berantakan diobrak-abrik pencuri. Isi Lemari dan kamar pribadinya juga ikut diacak-acak pelaku.
Rumah Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Selatan, Azhar Samun menjadi sasaran kejahatan pelaku pencuri spesialis rumah kosong (rumsong) yang beraksi di siang bolong.
Azhar mengaku, kaget saat diinformasikan orang rumahnya kalau pintu utama kediamannya terbuka dan seisi rumah menjadi berantakan diobrak-abrik pencuri. Isi Lemari dan kamar pribadinya juga ikut diacak-acak pelaku.
"Sejumlah ruangan, termasuk kamar anak, kamar saya juga diacak-acak. Sampai saat ini saya masih periksa apa ada barang berharga yang hilang, sejauh ini tidak ada yang hilang," katanya, Rabu (5/7).
Dia mengungkapkan, aksi pencurian itu terjadi pada selasa 4 Juli kemarin siang, saat istrinya antara jam 10 atau 11 WIB keluar rumah, dan PRT yang juga tetangga rumah Azhar berniat ke rumah siang itu.
"Dia lihat pintu rumah sudah terbuka. Setelah dimasuki PRT saya, ternyata rumah sudah sangat berantakan dan tak ada satupun penghuni rumah, hingga akhirnya PRT menelepon saya," ujarnya.
Azhar menjelaskan, berdasarkan penuturan para tetangga yang siang itu berada dekat rumahnya, di jam-jam saat pencuri itu beraksi ada dua orang berboncengan sepeda motor, satu pengemudinya mengenakan jaket khas ojek online dan celana khas petualang dengan banyak saku di celananya. Satu orang lainnya sebagai penumpang ojek online.
"Beberapa tetangga bilang begitu, tapi apakah ada hubungannya atau tidak, yang jelas sempat terlihat seperti itu," jelasnya.
Namun berdasarkan keterangan sementara penyidik, terang Azhar, pelaku diduga spesialis pencuri uang dan barang berharga.
"Info dari Polisi yang ke rumah, pelaku adalah spesialis pencuri uang, bukan barang. Tapi masih saya cek apakah ada barang penting yang hilang, karena kalau uang saya tidak simpan uang di rumah," katanya.
Atas musibah tersebut, Azhar mengaku akan lebih waspada, mengingat aksi kejahatan saat ini semakin marak terjadi. "Ya ini buat pelajaran kami, harusnya lebih safety lagi dan berhati-hati selalu," tutupnya.(mdk/noe)