Rumah Mardani Ali Sera dijaga TNI dan Polisi usai diteror bom molotov
Rumah Mardani Ali Sera dijaga TNI dan Polisi usai diteror bom molotov. Sejak semalam sudah ada anggota kepolisian dan TNI melakukan penjagaan.
Sejumlah kepolisian dan TNI berjaga di rumah politisi PKS Mardani Ali Sera di Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Penjagaan itu setelah teror bom molotov dialamatkan ke kediaman Mardani, Kamis (19/7) kemarin.
"Insya Allah kalau tidak ada halangan malam ini dari FPI juga ikut dalam hal berjaga-jaga," kata menantu Mardani, Wijaya, Jumat (20/7).
Dia mengakui sejak semalam sudah ada anggota kepolisian dan TNI melakukan penjagaan. Menurut dia, aparat yang berjumlah sampai enam orang berjaga-jaga melindungi lingkungan sekitar.
"Polisi berjaga sampai pagi sampai setelah subuh," ujar dia.
Ia menuturkan, pada saat kejadian rumah Mardani hanya dihuni tiga orang. Di antaranya seorang asisten rumah tangga, dan dua anggota keluarga yang masih anak-anak.
"Kalau dibilang khawatir setelah kejadian, jelas khawatir. Pak Mardani berpesan agar selalu waspada," ujarnya.
Baca juga:
Diduga, pelempar bom molotov ke rumah Mardani Ali Sera dua orang laki-laki
Kasus pelemparan molotov, polisi akan minta keterangan Mardani Ali Sera
Polisi bentuk tim buru pelempar molotov rumah Mardani Ali Sera
Molotov di rumah Politikus PKS Mardani berisi minyak tanah
Tepergok petugas keamanan, pelempar molotov rumah Mardani Ali Sera 2 orang naik motor
Kasus bom molotov, polisi segera panggil Mardani Ali Sera
Polisi minta semua pihak tak berspekulasi soal pelemparan molotov ke rumah Mardani