Ruang Isolasi di Tangsel Berkonsep Glamping, Airin Harap Pasien Covid-19 Tak Stres
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengungkapkan, glamping yang disajikan bagi pasien yang sedang menjalani karantina akibat positif Covid-19 ini, merupakan konsep baru yang dihadirkan di Rumah Lawan Covid (RLC) yang sebelumnya, fasilitas kamar - kamar di RLC, layaknya kamar di Rumah Sakit.
Fasilitas kamar isolasi bagi pasien positif Covid-19 di Tangerang Selatan, dibuat lebih nyaman. Dengan menghadirkan konsep glamour camping (Glamping). Sehingga pasien merasakan seperti sedang berlibur.
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengungkapkan, glamping yang disajikan bagi pasien yang sedang menjalani karantina akibat positif Covid-19 ini, merupakan konsep baru yang dihadirkan di Rumah Lawan Covid (RLC) yang sebelumnya, fasilitas kamar - kamar di RLC, layaknya kamar di Rumah Sakit.
"Alasan kami satu tahun berkecimpung, berkiprah menangani Covid-19, salah satu faktor kecepatan sembuh adalah membentuk imun tubuh. Salah satunya membuat orang bahagia, tidak stres," kata Airin di RLC, Kecamatan Serpong, Selasa (9/3).
Airin mengatakan, konsep glamping yang diusung bagi pasien isolasi Covid-19 di RLC tersebut, mampu memberi efek positif bagi imunitas pasien. Karena dibangun dan dirancang untuk menambah suasana nyaman, seperti berada dalam suasana berlibur di tengah kota.
"Jadi dengan suasana seperti ini membuat orang bergejala ringan bisa isolasi mandiri dengan kebahagiaan. Itu target kami," kata Airin.
Tentunya, dia berharap konsep glamping yang dihadirkan tersebut, bukan untuk membuat pasien betah berada dalam rumah karantina tersebut.
"Jangan betah lah, kan sebetah-betahnya sama orang lain lebih betah sama keluarga di rumah," ucap istri terpidana TB Chaeri Wardana itu.
Adapun konsep glamping yang disiapkan itu, berjumlah 16 tenda glamping. Pada setiap tendanya berkapasitas 10 tempat tidur. Dengan fasilitas lengkap berupa mesin cuci, penyejuk udara (AC), setrika, dan televisi.
Koordinator Rumah Lawan Covid-19 Suhara Manullang mengungkapkan, kosep glamping tersebut, sengaja dibuat untuk memberi kesan liburan bagi pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri.
"Kita menyadari, bahwa penderita Covid-19 ini yang OTG dan gejala ringan harus dibuat gembira jangan berpikir sakit. Makannya kita buat konsep glamping, suasananya dibuat santai dan terasa seperti camping," tandas dia.
Baca juga:
62 Imigran Asal Afganistan di Kupang Terpapar Covid-19
Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Anhui Mencapai Seribu, Pendaftaran Masih Dibuka
Tren Kasus Covid-19 Menurun, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Protokol Kesehatan
Satgas Covid-19: Long Covid Bisa Menyerang Usia Muda dan Tanpa Komorbid
Kegiatan Keagamaan Diizinkan di Tangsel Asalkan Masuk Zona Kuning dan Hijau