RSPI Tambah Ruangan Isolasi dan Tim Medis untuk Melayani Pasien Corona
Syahril juga berterimakasih kepada masyarakat yang ikut membantu memberikan bantuan baik bentuk uang maupun barang. Hal ini, tambahnya, sangat membantu pemerintah dan juga rumah sakit.
Direktur Utama (Dirut) RSPI Sulianti Saroso, dr Mohammad Syahril, mengatakan pihaknya menambah ruangan isolasi untuk merawat pasien Virus Corona atau Covid-19. Tak tanggung-tanggung, ruang isolasi mencapai 100 ruangan.
"Kita mempersiapkan tambahan, saat ini ruang isolasi kita ada 40 ruangan, dan akan ditambah lagi mungkin sampai 60 lagi," kata Syahril di kantornya, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (2/4).
Dengan ditambahnya ruangan isolasi, otomatis tenaga ahli akan ditambah.
"Tadi juga kita sudah mendapatkan tambahan tenaga kesehatan, 15 orang perawat, dua dokter spesialis, dan empat dokter umum untuk memperkuat kita di sini," katanya.
Tak hanya itu, Syahril juga berterimakasih kepada masyarakat yang ikut membantu memberikan bantuan baik bentuk uang maupun barang. Hal ini, tambahnya, sangat membantu pemerintah dan juga rumah sakit.
"Ada berupa uang yang tidak bisa saya sebutkan banyak sekali kemudian juga barang termasuk Kapolres tadi. Jadi ada 10 alat pelindung diri yang melekat pada orang mulai dari topi, kacamata, masker, baju, sarung tangan sampai, tempat tidur," katanya.
"Masyarakat ada yang bantu bajunya, masker, termasuk kita mendapatkan makanan yang sangat cukup. Jadi seluruh pegawai kami itu tidak repot lagi mencari makan karena sudah diberikan donasi dan luar biasa. Jadi itu sangat meringankan dan merupakan kebahagiaan bagi kami bahwasannya masyarakat bersama memberikan bantuan," jelas dia.
Dia memohon doa agar tenaga medis bisa menangani para pasien dengan baik. "Penanggulangan secara nasional ini dapat memberikan hal yang terbaik bagi negara ini," jelasnya.
Baca juga:
KKP Sumbang Paket Olahan Ikan Ke 10 Rumah Sakit di DKI Jakarta
Anies Lapor Wapres: Persentase Kematian Corona di Jakarta Dua Kali Lipat Dunia
KPU Nilai Tidak Mungkin Pilkada Serentak Pakai E-Voting di Tengah Corona
Dubes RI: 21.000 WNI di Jerman Aman dari Covid-19
Simak Cara Mendapatkan Listrik Gratis dan Diskon Tarif 3 Bulan dari PLN
CEK FAKTA: Hoaks Pakaian Bekas Pasien Corona di China Masuk Indonesia