LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

RSDP Serang Masih Pantau Kesehatan Satu Pasien Alami Batuk Hingga Sesak Napas

RSDP Serang berkoordinasi dengan RSPI Sulianti Saroso terkait kondisi satu pasien tersebut.

2020-03-03 19:12:43
Corona di Indonesia
Advertisement

Masyarakat digegerkan dengan beredarnya video pemindahan pasien dari instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit dokter Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang ke ruang isolasi, Selasa (3/3). Dalam video terlihat proses pemindahan pasien oleh petugas dengan pakaian serba tertutup hingga menggunakan masker.

Hingga kini, pihak RSDP Serang belum bisa memastikan pasien tersebut terjangkit virus Covid-19 atau Corona. Namun yang pasti, pasien mengalami gejala batuk, pilek, demam, sesak napas. Oleh sebab itu, petugas medis melakukan prosedur tetap atau protap terhadap pasien yang infeksius. Hal itu dilakukan sesuai dengan prosedur Alat Pelindung Diri (APD).

"Keluhannya sama dengan flu biasa, batuk, pilek, demam, sesak napas. Jadi kami pakai karena ada arah infeksius makanya kami lakukan protap," kata Dirut RSDP Serang Rahmat Setiadi, Selasa (03/03).

Advertisement

Rahmat mengungkapkan, pasien tiba di RSDP diantar oleh keluarganya pada pukul 10.03 WIB di IGD. Kemudian, petugas memindahkannya ke ruang isolasi sekira pukul 12.00 WIB.

Pihak RSDP Serang melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso di Jakarta untuk memastikan penyakit yang diderita pasien tersebut.

"Belum bisa kami informasikan, karena pemeriksaan virus harus di rumah sakit rujukan di RSPI Saroso. Hasilnya bisa dilihat dari RS rujukan Saroso. Sudah koordinasi dengan di sana. Kami belum pernah memeriksa kasus seperti ini," ujarnya.

Advertisement

Rahmat mengatakan pihaknya tidak bisa mendiagnosa pasien tersebut. Sebab hingga saat ini, pihaknya mengaku belum pernah menangani kasus atau merujuk pasien terkena Corona.

"Pasiennya baru, kami harus proses. Tidak bisa memutuskan oh ini sakit paru-paru atau Corona, langsung menjuruskan tidak bisa kami," jelasnya.

Untuk diketahui RSDP merupakan salah satu rujukan pasien virus Corona di Provinsi Banten.

Baca juga:
Jokowi Imbau Masyarakat Agar Tidak Panik Karena Corona
Ada Panic Buying, Penjualan Ritel Naik Hingga 15 Persen
Tindak Lanjut Status Siaga, Ridwan Kamil Bentuk Crisis Center Virus Corona
Transjakarta Siapkan Hand Sanitizers di 80 Halte Busway
KPPU Tak Temukan Pelanggaran di Balik Langkanya Masker
Waspada Penimbunan Stok, Masyarakat Belanja Tak Normal Bakal Diperiksa
Risma Sebut Pemkot Surabaya Timbun Masker Saat Corona Baru Menyebar di Wuhan

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.