LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rizqi, anak buruh lepas jadi polisi tanpa uang sogokan

Rizqi bahkan sempat merantau ke Jakarta. Dia menabung buat persiapan masuk polisi.

2015-07-31 18:05:51
Polisi
Advertisement

Nasib orang tidak ada yang tahu. Namun nasib itu bisa ditentukan dan diubah dengan cara kerja keras. Itulah kata-kata yang dipegang Rizqi Alfa Nurohman. Seorang anak buruh lepas yang baru saja berhasil meraih cita-citanya sebagai polisi setelah dinyatakan lulus mengikuti pendidikan polisi tahun ini.

Dengan kondisi ekonomi keluarga yang kekurangan, lelaki kelahiran 3 Februari 1995 itu tetap semangat menghidupi cita-citanya. Semula orang tua Rizqi, Bambang Kuswendi (47 tahun), dan Mursiyem (43 tahun), pesimis dengan niat anak tunggalnya ingin mendaftar menjadi polisi. Sebab, dia banyak mendengar cerita kalau menjadi polisi harus mengeluarkan uang mulai puluhan hingga ratusan juta. Padahal untuk hidup sehari-hari saja mereka kesulitan.

"Saya waktu mau daftar bilang ke bapak dan ibu. Mereka khawatir nanti kalau pakai bayar. Tapi saya yakinkan kalau masuk polisi tidak bayar, banyak spanduknya dari polisi, begitu tulisannya," kata Rizqi kepada merdeka.com saat ditemui di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (31/7).

Begitu lulus dari SMK 1 Sayegan pada 2013, Rizqi memutuskan bekerja terlebih dahulu buat membantu orang tua. Dia merantau ke Jakarta dan bekerja di sebuah bengkel mobil sebagai montir.

"Saya setahun kerja, setelah itu keluar untuk mempersiapkan diri mendaftar polisi. Saya pulang ke Yogya dan melatih fisik dan juga belajar untuk tes," ujar Rizqi.

Bermodal uang tabungan selama bekerja, Rizqi lantas mendaftar menjadi polisi. Uang tabungan dipakai membeli sepeda motor buat transportasi selama pendaftaran.

"Saya daftar tidak keluar uang sama sekali, kecuali untuk fotokopi berkas-berkas," kata teman satu sekolah Bripda Taufik, yang pernah membuat heboh karena tinggal di kandang sapi.

Rizqi pun merasa bersyukur, akhirnya cita-citanya bisa terwujud. Kerja kerasnya melatih diri selama ini membuahkan hasil sepadan.

"Sekarang ini harapan saya cuma satu, bisa menjadi anggota Polri yang bisa membuat nama Polri menjadi lebih baik lagi," tutup Rizqi.

Advertisement
(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.