LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rizal Ramli Nilai G20 Ujian Kepemimpinan Jokowi Hadapi Konflik Rusia-Ukraina

Rizal menjelaskan bahwa tetap diundangnya Presiden Rusia membuat Presiden Amerika Joe Biden memberikan ancaman kepada Indonesia. Namun, diundang atau tidak diundangnya Rusia tetap akan menjadi polemik tersendiri.

2022-03-29 01:32:00
KTT G20
Advertisement

Ekonom senior Rizal Ramil menilai Indonesia menjadi tuan rumah sekaligus presidensi Group of Twenty (G20) 2022 menjadi momen untuk menguji kemampuan kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Hal tersebut ia ungkapkan karena melihat polemik terkait tetap diundangnya Presiden Rusia Vladimir Putin namun mendapat tentangan Amerika dan sekutunya.

Ia menjelaskan bahwa tetap diundangnya Presiden Rusia membuat Presiden Amerika Joe Biden memberikan ancaman kepada Indonesia. Namun, diundang atau tidak diundangnya Rusia tetap akan menjadi polemik tersendiri.

"Rusia diundang bisa ramai, dan Rusia tak diundang juga bisa ramai. Ini sebagai tes kepemimpinan (Jokowi) itu saat situasi sulit ini. Nah, punya kemampuan gak Jokowi mengatasi hal ini?" jelas Ramli di Tasikmalaya, Senin (28/3).

Advertisement

Ramli menerangkan, Amerika dipastikan akan memberikan desakan terhadap Indonesia yang menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 agar tidak mengundang Putin. Saat ini, Indonesia diketahui tetap mengundangnya dalam KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022 mendatang.

"G20 ini kan Presiden Amerika Joe Biden ngancam Indonesia. Ancamannya yaitu satu keluarkan Rusia dari G20. Kalau enggak, (Indonesia) harus undang Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden AS, Joe Biden menyampaikan, menurutnya Rusia harus dikeluarkan dari G20. Topik ini mencuat selama pertemuan Biden dengan para pemimpin dunia di Brussel, Belgia pada Kamis.

Advertisement

"Jawaban saya adalah iya, tergantung G20," jawab Biden ketika ditanya apakah Rusia harus dikeluarkan dari kelompok negara perekonomian terbesar itu, dilansir Reuters, Jumat (25/3).

Biden juga mengatakan, jika negara-negara seperti Indonesia dan lainnya tidak sepakat untuk mengeluarkan Rusia, lalu menurutnya, Ukraina harus diizinkan untuk menghadiri pertemuan tersebut.

KTT G20 tahun ini akan berlangsung di Indonesia pada Oktober mendatang. Presiden Rusia, Vladimir Putin dikabarkan akan menghadiri pertemuan para pemimpin dunia ini, walaupun sejumlah negara mendesak Rusia dikeluarkan dari G20.

Baca juga:
Indonesia Bisa Manfaatkan Forum G20 untuk Membahas Penanggulangan Tuberkulosis
PUPR Percantik Kawasan Garuda Wisnu Kencana Jelang KTT G20 Bali
Punya Kesempatan Berbincang dengan Presiden Jokowi, Raisa Ajak Bahas soal Ini
Rusia Santai Tanggapi Usulan Dikeluarkan dari G20
Dubes Ukraina: Putin Tidak Punya Hak Berbicara Tentang Perdamaian & Stabilitas Dunia
Menkes Budi: G20 Ciptakan Standar Prokes Global Perjalanan Internasional

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.