LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Risers! waspada babon, ayam dan cacing'

'Risers! waspada babon, ayam dan cacing'. Merdeka.com ikut menjajal kehebatan mesin konvoi Datsun GO dan GO+ alias Risers, dengan mengelilingi Sulawesi Selatan dari tanggal 19 Maret hingga 23 Maret 2017 lalu.

2017-03-27 01:03:00
Datsun GO
Advertisement

"Risers bisa ikut saya melambung dari kanan, Yuk. Hati-hati, tetap waspada. Awas Babon dari kanan." Aba-aba dari Road Captain Romy Pujianto menjadi perhatian penting para peserta konvoi Datsun GO dan GO+ alias Risers, selama mengelilingi Sulawesi Selatan.

Perjalanan ditempuh sejauh 250 kilometer dengan iring-iringan 24 mobil, tentu bukan hal mudah. Dibutuhkan kerja sama dan komunikasi apik dari para Risers. Komunikasi di antara pengendara dilakukan menggunakan radio komunikasi (rakom).

"Hati-hati cacing di sebelah kiri." "Capt, di sebelah ada ayam putih melaju cepat dari belakang." "Ayamnya kasih jalan saja, rombongan tetap merapat ya."

Begitu cara para Risers berkomunikasi menggunakan rakom. Banyak istilah digunakan. Mulai babon, cacing, ayam dan melambung. Empat istilah ini paling sering didengar para Risers selama berkonvoi dimulai dari Makassar, Maros hingga Bulukumba dan kembali lagi di Makassar, dari tanggal 19 Maret hingga 23 Maret 2017 lalu.

Dari setiap istilah itu tentu mempunyai arti. Babon istilah bagi para Risers untuk menyebut kendaraan besar, seperti truk. Sedangkan ayam, untuk kendaraan sekelas minibus maupun sedan. Sementara cacing, penyebutan bagi para pengendara kendaraan roda dua. Untuk kata melambung, biasanya dipakai untuk menyalip kendaraan di depan para Risers.

Datsun ©2017 merdeka.com/angga yudha

Banyak istilah unik ini dipakai tentu untuk mengurangi ketegangan para Risers selama menjalani ekspedisi dalam kegiatan Datsun Risers Expedition 2 di Sulawesi Selatan. Wilayah ini dipilih sekaligus sebagai penutup dari semua etape dijalani mobil kelas LCGC (low cost green car/mobil murah) milik Datsun.

Benar saja, selama perjalanan para Risers terdengar begitu bahagia. Melalui rakom, banyak candaan hingga informasi apapun mereka lontarkan. Selama perjalanan para Risers juga dipandu sebagai seorang pemberi informasi bernama Gadis. Ya, tentu saja ini menjadi tambah seru. Para Risers banyak menggodanya, namun tetap sopan.

"Gadis umurnya berapa?" "Gadis cantik dehh." "Kita sudah sampai di daerah mana ya Gadis?" Candaan ini dilakukan para Risers agar tidak bosan selama perjalanan. Apalagi perjalanan Makassar hingga Bulukumba harus ditempuh selama lebih kurang selama enam jam.

Panduan Road captain Romy tetap menjadi perhatian utama. Selama perjalanan, dia mengatur semua. Mulai dari kecepatan hingga menentukan waktu para Risers beristirahat. Ini penting dilakukan. Sebab perjalanan jauh tentu memakan banyak energi para Risers.

Sebagai pimpinan rombongan, Romy memang sudah dikenal banyak komunitas mobil. Banyak komunitas memintanya sebagai Road Captain. Padahal latar belakangnya merupakan seorang design graphic. Lantas, bagaimana dia bisa memimpin rombongan kendaraan?

Advertisement

Datsun ©2017 merdeka.com/angga yudha

Ternyata selain menjalani profesinya, Romy dikenal juga doyan konvoi mobil. Hobinya ini ternyata membawa berkah juga. Setalah mengikuti sekolah keselamatan berkemudi untuk mendapat lisensi, namanya kini tenar bagi komunitas otomotif.

"Saya senang memang touring, dan ya kebetulan ditunjuk jadi Road Captain. Saya sudah ikut dari acara Datsur Risers pertama dan kedua ini," kata Romy kepada merdeka.com, Rabu pekan ini. Selama perjalanan, Romy memakai mobil Nissan Navara.

Selama kegiatan para Risers tidak mengalami kendala maupun insiden apapun hingga akhir. Namun, tetap banyak keluhan dari para Risers terhadap ketangguhan Datsun GO dan GO+. Keluhan terutama soal transmisi pada gigi ke-3. Kemampuan Datsun dirasakan payah ketika pada posisi ini.

Para Risers merasakan tarikan begitu lama pada gigi ke-3 pada Datsun GO dan GO+. Kebanyakan Riser merasakan tidak ada tenaga. Sehingga harus dimundurkan ke posisi gigi ke-2, agar mendapat tenaga untuk menyalip kendaraan di depannya.

Namun, gigi ke-3 pada Datsun sangat nyaman ketika melaju untuk jalan lurus. Tarikan di awal memang lambat, namun ketika melaju semua kembali normal. Pada posisi ini bisa mencapai speed 90 Km/jam hingga 100 Km/jam.

Advertisement
Datsun ©2017 merdeka.com/angga yudha

Head of Marketing Datsu Business Unit PT Nissan Motor Distributor Indonesia, Christian Abraham Gandawinata, mengaku menerima segala kritik terhadap kemampuan mobil Datsun GO dan GO+. Laporan ini nantinya bakal dijadikan bahan evaluasi bagi pihaknya.

"Tentu keluhan ini kami apresiasi dan kami tampung. Karena kritik para Risers adalah kritik dari konsumen kami," tegas Christian.

Meski begitu, Christian tetap merasa bangga dengan kegiatan Datsun Risers Expedition 2 ini. Dia mengaku sengaja memilih Makassar sebagai etape penutup. Karena merasa banyak budaya dan keindahan alam butuh sentuhan.

Kegiatan ini juga menjadi branding bagi merek Datsun. Sebab, bukan hanya melakukan ekspedisi. Christian menyebut, pihaknya juga melakukan kegiatan berbagi dengan para pelajar.

Mereka menggelar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di SDN Negeri Tokala, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, Sulawesi Selatan. Di sana, para Risers dan Datsun membagikan 5.000 buku kepada 1.000 anak-anak di sekolah dan lingkungan setempat.

Baca juga:
Datsun Rising Hope 2 Kelar, Ini Dia Pencapaiannya
Menguji performa Datsun Go Panca di lapangan udara
Begini wujud garang Datsun GO Panca Special Version, keren!
Dua mobil baru Datsun 2017 tampil lebih sporty
Eksterior sporty, Datsun rilis Go Panca Spesial Version
Tomi Airbrush Jakarta, Juara Datsun Xpolre Your Style 2016
Datsun Indonesia ogah pasarkan Redi-Go di 2017, kenapa?

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.