LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ridwan Kamil Siap Bantu Kepulangan Puluhan WNI Korban TPPO di Myanmar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berupaya mencari solusi untuk membebaskan dan memulangkan warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar. Hal ini dilakukan karena 12 di antara 20 WNI itu merupakan warga Jawa Barat.

2023-05-09 19:56:06
pekerja migran
Advertisement

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berupaya mencari solusi untuk membebaskan dan memulangkan warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar. Hal ini dilakukan karena 12 di antara 20 WNI itu merupakan warga Jawa Barat.

Diketahui, 20 WNI yang menjadi korban TPPO di Myanmar menjadi perhatian publik dalam negeri pada pekan lalu. Mereka disandera dan dipaksa bekerja sebagai online scam (penipuan daring).

Ridwan Kamil menjelaskan bahwa urusan itu merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun, pihaknya akan turut membantu mengupayakan solusi agar bisa memulangkan para korban.

Advertisement

"Karena ini bukan tupoksi pemerintah daerah, namun mereka adalah warga Jabar, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mencarikan solusinya," kata Ridwan Kamil, Selasa (9/5).

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat pernah berhasil membantu pemerintah pusat memulangkan warga dengan kasus serupa. Korban tersebut bernama Eti, warga Majalengka.

Advertisement

Masyarakat sudah mengumpulkan donasi untuk pembebasan, namun tetap saja ujung tombak pembebasan berada di tangan Kementerian Luar Negeri.

"Pemerintah Jawa Barat sangat peduli dan prihatin bekerja sama dan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mencarikan solusi sehingga mereka dapat pulang dengan selamat," ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar bisa lebih berhati-hati saat menerima informasi atau tawaran pekerjaan ke luar negeri.

"Kalau ada tawaran pergi ke luar negeri nggak jelas, jangan selalu percaya karena kejahatan apa pun bisa terjadi di lintas wilayah," pungkasnya.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.