Ridwan Kamil setuju harga rokok Rp 50 ribu per bungkus
"Saya mah setuju karena saya enggak ngerokok, jadi antep we," kata Emil.
Isu meroketnya kenaikan harga rokok, banyak membuat orang was-was. Tetapi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tidak demikian. Apalagi pria berkaca mata tersebut bukan merupakan seorang perokok.
"Saya mah setuju karena saya enggak ngerokok, jadi antep we (jadi biarkan saja). Itu aja komennya," kata pria yang akrab disapa Emil itu, Senin (22/8).
Dia mengaku akan mengikuti instruksi pemerintah pusat jika harga rokok benar-benar dinaikan. Apalagi Bandung juga punya hari tematik yang menyuarakan Selasa tanpa rokok.
"Lagian Bandung kan mau meminimalkan budaya merokok di kotanya. Jadi didukung sepenuhnya," terangnya. "Saya akan taat pada aturan dari pusat. Jadi pasti jawaban saya, saya mendukung wacana dari pemerintah pusat untuk menaikkan, saya dukung."
Untuk diketahui isu kenaikan harga rokok yang dikabarkan mencapai Rp 50 ribu per bungkus terus menguat. Tapi pemerintah sejauh ini belum dapat memberikan kepastian ihwal itu.
Baca juga:
Produsen rokok nilai penaikan cukai idealnya setara inflasi
Isu penaikan harga rokok meresahkan petani tembakau
Mensos Khofifah larang bantuan PKH buat beli rokok
Perokok: Saya berhenti kalau harganya Rp 50 ribu
Muncul meme-meme lucu harga rokok naik Rp 50 ribu