LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ridwan Kamil Sebut TPS Rusak Diterjang Puting Beliung Sudah Dipindahkan

Di sisi lain, Ridwan Kamil mengklaim pelaksanaan Pilkada di wilayah Jawa Barat sudah mematuhi protokol kesehatan. Ia berharap partisipasi pemilih bisa sesuai dengan target di atas 77,5 persen.

2020-12-09 11:55:59
Pilkada Serentak 2020
Advertisement

Wilayah penyelenggara Pilkada, yakni Cianjur dan Sukabumi diterjang angin puting beliung. Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) rusak menjelang pemungutan suara. Fenomena alam tersebut membuat sejumlah fasilitas umum dan pribadi mengalami kerusakan karena terjangan angin maupun pohon tumbang.

Tak hanya itu, TPS yang digunakan untuk pencoblosan ada yang rusak. Salah satunya berada di Kampung Cibolang RT 29 B/17, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, TPS yang mengalami kerusakan akibat puting beliung sudah diperbaiki. Hanya saja, ada beberapa yang diputuskan untuk dipindah di lokasi di dalam ruangan yang dianggap lebih aman.

Advertisement

"Karena ada cuaca angin puting beliung di Cianjur dan Sukabumi, ada beberapa TPS yang roboh, sesuai sop kita pindahkan ke gedung sekolah," katanya usai meninjau pencoblosan di Kabupaten Bandung, Rabu (9/12).

"Pada dasarnya proses pemilihan di Jabar itu (tempatnya) diwajibkan outdoor. Tapi, menjadi indoor karena ada situasi yang tidak diinginkan, seperti yang terjadi di Cianjur dan Sukabumi," tambahnya.

Di sisi lain, Ridwan Kamil mengklaim pelaksanaan Pilkada di wilayah Jawa Barat sudah mematuhi protokol kesehatan. Ia berharap partisipasi pemilih bisa sesuai dengan target di atas 77,5 persen.

Advertisement

“Secara umum prosedur sudah baik yah, orang datang cuci tangan dulu, kemudian dites suhu pake sarung tangan plastik. Kemudian para petugas saya lihat juga ditambahi face shield untuk menguatkan prosedur kesehatan,” ujarnya.

"Kemudian saya lihat (pemilih) yang datang relatif tinggi. mudah mudahan ini mewakili tingkat partisipasi yang kita harapkan di atas 77,5 persen. Saya wawancara warga, rata-rata sudah paham calonnya siapa saja. Mereka punya keyakinan untuk memilih dengan baik," pungkasnya.

Baca juga:
Melihat Pemungutan Suara Pilkada di Tengah Pandemi
Usai Mencoblos di TPS, Cagub Sumbar Mahyeldi Mengaku Optimis Menang
Taati Prokes Covid-19, Helmi Hasan akan Pantau Pilgub Bengkulu dari Rumah Pribadinya
Doa Bersama Keluarga Jadi Ikhtiar Cawalkot Tangsel Muhamad Sebelum Mencoblos ke TPS
Masih Pandemi, Pilkada Dinilai Belum Bisa Perbaiki Konsumsi Masyarakat
Pilkada 2020, Komisioner KPU Tinjau Sejumlah TPS di Tangerang Selatan

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.