Ridwan Kamil Sebut Target Perluasan Ekonomi Digital di Jabar dalam Kurun 3 Bulan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan selama pandemi Covid-19 ekonomi digital mengalami peningkatan di banding yang lainnya. Di Jawa Barat, pembayaran kepada pemerintah pun meningkat hampir 30 persen karena kemudahan digital.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan selama pandemi Covid-19 ekonomi digital mengalami peningkatan di banding yang lainnya. Di Jawa Barat, pembayaran kepada pemerintah pun meningkat hampir 30 persen karena kemudahan digital.
Hal tersebut pun mendorong digelarnya Festival Ekonomi Keuangan Digital yang diinisiasi Bank Indonesia perwakilan Jawa Barat.
"Untuk membuat ini, kita membuat konsep tersistematisasi tiap kabupaten kota harus membuat tim. Ini bukan omong-omong saja, tapi terstruktur semua kegiatan keuangannya melalui tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah," kata Ridwan Kamil di Garut, Jumat (9/4).
Saat ini di Jawa Barat sudah ada 10 kabupaten kota yang mengeluarkan surat peraturan atau keputusan bupati/wali kota terkait tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Ia berharap dalam beberapa bulan ke depan seluruh daerah di Jawa Barat melakukan hal tersebut.
"Target perluasan saya kira dalam 2-3 bulan. Kadang-kadang masalah administrasi di bawahnya, laporannya semua sudah oke, tapi kan tanda tangan bupati wali kota berproses. Hanya masalah waktu saja, saya yakin dalam catur wulan ini selesai," jelasnya.
Suatu hari nanti, diharapkan Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, orang-orang di Jawa Barat tidak lagi membawa uang cash. "Jadi menggunakan QRIS atau apapun itu. Karena mayoritas usaha Jawa Barat ini UKM, tahun ini kita fokus menolong UKM-UKM agar bangkit," katanya.
Untuk mewujudkan sistem digital di wilayah yang kesulitan akses internet, Emil mengaku bahwa dirinya sudah bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia membahas persoalan itu.
"Menkominfo sudah komit, bahwa pelajaran dari pandemi Covid-19 ini akses wifi, sinyal itu ternyata penting. Kita pastikan, kesuksesan digital percuma kalau tidak ada sinyal, dari sisi macem-macem. Itu kita programkan juga, kita anggarkan juga, saya sudah dapat komitmen dari Menkominfo," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Herawanto menyebut bahwa Jawa Barat sudah lama mempunyai visi sebagai provinsi digital. "Namun kali ini kita menindaklanjuti bersama amanah dari Keppres nomor 3 tahun 2021 tentang pembentukan tim percepatan perluasan digitalisasi daerah di seluruh wilayah, 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dan juga tentunya provinsi jawa barat," sebutnya.
Selain itu, ia mengatakan bahwa tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah adalah tim yang sifatnya koordinatif yang ketuanya adalah kepala daerah, baik ditingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
"Karena sifatnya koordinatif, maka ini melibatkan berbagai otoritas yang sifatnya pentahelix. Ini menjadi semakin cepat dan secara baik, sistematis dalam menuju provinsi digital," katanya.
Baca juga:
Tren Kasus Covid-19 Menurun, Ridwan Kamil Minta Warga Menahan Diri Mudik
Kejar 100 Ribu Suntikan per Pekan, Ridwan Kamil Berharap Pasokan Vaksin Lancar
ASN Pemprov Jabar yang Terpaksa Mudik Harus Kantongi Izin Tertulis dari Atasan
Ridwan Kamil Pastikan Vaksinasi Covid-19 Tetap Berjalan di Bulan Ramadan
Ribuan Atlet Divaksinasi, Ridwan Kamil Minta Jabar Juara Umum PON dan Peparnas