Ridwan Kamil sebut kematian Ricko harus jadi pelajaran berharga
Emil membandingkan dengan klub-klub sepakbola di Spanyol. Meskipun saling membela tim masing-masing namun tidak pernah terjadi kekerasan antar suporternya.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ricko Andrian, Kamis (27/7). Ricko meninggal setelah dirawat akibat dianiaya sejumlah oknum Bobotoh beberapa waktu lalu.
Ridwan Kamil mengatakan kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga bagi para Bobotoh. Agar menjunjung tinggi sportivitas dalam mendukung klub kesayangannya.
"Jadi ini pelajaran berharga, nyawa orang itu tidak bisa balik lagi, orang yang melakukan harus dapat balasan yang setimpal," kata pria yang akrab disapa Emil ini di Pendopo Kota Bandung, Kamis (27/7).
Emil mengaku sangat menyesalkan terjadinya insiden penganiayaan tersebut. Kecintaan sekelompok orang yang berlebihan justru mengakibatkan kekerasan yang tidak dibenarkan.
Dia menegaskan Bobotoh harus mendukung Persib dengan semangat sportivitas yang tinggi. Serta mengedepankan perdamaian.
"Kalau bola itulah tentang persatuan dan perdamaian," ucapnya.
Emil membandingkan dengan klub-klub sepakbola di Spanyol. Meskipun saling membela tim masing-masing namun tidak pernah terjadi kekerasan antar suporternya.
"Seperti El Classico di Spanyol, berlawanan berpuluh tahun kalau nonton mah biasa aja. Kita masih jauh dari semangat sportifitas yaa," pungkasnya.(mdk/noe)