LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ridwan Kamil sebut Banjir dan Longsor Rutin Terjadi di Jabar Sejak Zaman Dahulu

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa 60 persen bencana hidrologi Indonesia ada di Jawa Barat. Seluruh masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapinya. Sebab, bencana ini rutin terjadi di Jawa Barat.

2018-11-12 14:40:38
Bencana alam
Advertisement

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan status siaga satu bencana menyusul banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Khusus di wilayah Bandung Raya, sejumlah kepala daerah akan dipanggil untuk berkoordinasi mengatasi bencana.

Pekan lalu bencana banjir dan longsor terjadi di sejumlah daerah. Mulai dari Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bandung, Kabupaten Pangandaran, longsor di kawasan Gentong Tasikmalaya dan Naringgul Kabupaten Cianjur.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa 60 persen bencana hidrologi Indonesia ada di Jawa Barat. Seluruh masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapinya. Pemerintah akan menyiapkan upaya antisipasi.

Advertisement

"Kita sedang siaga satu karena namanya bencana hidrologi ya. Jadi ada atau tidaknya manusia di Jawa Barat memang rutinitas ti zaman baheula (dari zaman dahulu) sampai sekarang selalu ada. Ada longsor, air meluap dan lain lain," katanya saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (12/11).

Masyarakat diminta waspada ketika hujan deras di perjalanan. Dia memastikan longsor di kawasan Gentong, Tasikmalaya dan di Jalan Naringgul Cianjur sudah ditangani BPBD. Khusus banjir di Bandung Raya, pria yang akrab disapa Emil ini akan membahasnya bersama kepala daerah.

"Jadi jangan Cimahi membuat anggaran, Pemkot Bandung membuat anggaran sendiri tapi enggak nyambung. Itu yang akan kita sinkronkan di pemerintahan cekungan Bandung," terangnya.

Advertisement

Seperti diketahui, dalam beberapa hari terakhir wilayah Kabupaten Bandung mulai terendam banjir. Ribuan rumah yang berada di tiga kecamatan di antaranya Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang terendam.

Selain itu, hujan deras yang mengguyur Kota Cimahi, Minggu (11/11) sore, membuat sejumlah ruas jalan tergenang banjir. Banjir juga merendam pemukiman warga. Kepala BPBD Kota Cimahi Dani Bastiani menyatakan, banjir yang terjadi di sebagian wilayah itu rata-rata disebabkan drainase yang tidak dapat menampung jumlah debit air hujan.

"Drainase di sekitar jalan dan lingkungan tidak mampu menampung debit air," kata Dani, saat dihubungi.

Baca juga:
Akibat Hujan Deras, Banjir dan Longsor terjadi di Sukabumi
Usai Hujan Lebat, Kantor Polisi di Bekasi Terendam Banjir
Hujan Deras, Kantor Kecamatan Jatiasih Kebanjiran
3 Turis Israel Hilang Kontak di Yordania
Lima Kabupaten di Riau Terendam Banjir
3 Titik Longsor di Madina Hambat Distribusi Bantuan Untuk Korban Banjir

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.