LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ridwan Kamil Rotasi 105 ASN Pemprov Jabar

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil merotasi 105 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah bertugas di Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah (BKPPW) dan Biro pengendalian dan pembangunan (Dalbang). Mereka didistribusikan ke organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

2019-02-02 04:26:00
Pemprov Jabar
Advertisement

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil merotasi 105 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah bertugas di Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah (BKPPW) dan Biro pengendalian dan pembangunan (Dalbang). Mereka didistribusikan ke organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Pengukuhan rotasi dan pelantikan dilakukan langsung oleh Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (1/2). BKPPW dan Dalbang dalam aturan sudah tidak eksis lagi.

Proses pendistribusikan ke OPD dilakukan sesuai dengan kapasitas pengalaman dan kekhasan yang dimiliki. Dengan demikian, tidak ada lagi ASN yang tidak mendapat jabatan di awal tahun ini.

Advertisement

Usai acara, pria yang akrab disapa Emil itu meminta para ASN untuk profesional dalam bekerja dan berintegritas tinggi. Pasalnya, perkembangan pemerintahan dan masalah di tengah masyarakat makin kompleks.

"Jika tidak punya integritas jangan berharap karir dan kiprahnya bisa panjang. Bawahan akan dinilai, masyarakat akan menilai," tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam sistem birokrasi pasti ada godaan untuk melakukan hal yang di luar aturan yang berlaku, contohnya korupsi. Maka dari itu, ia mengimbau dan mengingatkan kepada para ASN untuk hati-hati dalam memilih kawan atau mendengarkan bisikan korupsi yang menggiurkan.

Advertisement

"Siapa yang punya niat pasti bersiasat. Kalau niatnya buruk pasti siasatnya buruk, kalau niatnya baik pasti menghasilkan hal baik," ucapnya.

Hal lain yang ditekankan adalah kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan dunia digital. Pasalnya, elemen itulah yang relevan dan dibutuhkan dalam pemerintahan.

"Jangan merasa jadi ASN yang merasa sudah selesai. Gubernurnya saja sekarang belajar bahasa Arab. Menandakan saya juga mau menambahi ilmu," terangnya.

Emil meminta visi misinya bertajuk juara lahir batin ditindaklanjuti dengan menghadirkan prestasi yang diakui oleh pemerintah pusat maupun pihak ketiga. Semua pegawai pemerintah di lingkungan Provinsi Jawa Barat harus mengerti gaya kepemimpinannya yang penuh target.

"Gaya setiap pemimpin berbeda. Dulu gayanya gini sekarang gitu. Jangan diomongin. Tapi yang penting tujuannya sama, membawa Jawa Barat lebih baik," pungkasnya.

Baca juga:
Proyek Bendungan Terkendala, Warga Satu Desa Ingin Pindah Serempak
Di Sidang Kasus Suap Meikarta, Sekda Jabar Berkali-kali Bantah Terima Uang Rp 1 M
Pemprov Jabar Libatkan KPK, BIN dan PPATK dalam Lelang Jabatan
Ridwan Kamil Akan Surati Pemerintah Pusat Terkait Cagar Alam Kamojang dan Papandayan
Pembangunan Jalan Tol Jatiasih-Sadang Ditargetkan Mulai Februari
Pemrov Jabar Kaji Perda Tentang Lansia
Uu Ruzhanul: Daerah Otonomi Baru di Jawa Barat Tak Bisa Ditawar

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.