LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ridwan Kamil Dukung Aturan Zonasi Guru

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyetujui rencana aturan zonasi untuk guru. Namun, semuanya harus melalui kajian yang matang agar tidak ada kendala atau keluhan saat kebijakan direalisasikan.

2019-07-29 23:15:00
Ridwan Kamil
Advertisement

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyetujui rencana aturan zonasi untuk guru. Namun, semuanya harus melalui kajian yang matang agar tidak ada kendala atau keluhan saat kebijakan direalisasikan.

Diberitakan sebelumnya, wacana itu dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dengan tujuan pemerataan kualitas pendidikan. Ia berharap agar peraturan presiden (Perpres) segera terbit.

Ridwan Kamil mendukung kebijakan pemerintah pusat. Apalagi, zonasi guru bisa membuat sebaran guru merata.

Advertisement

Namun, ia meminta semuanya dilakukan dengan kajian yang matang agar tidak terjadi permasalahan baru.

"Jadi titip pastikan di peraturan kajiannya matang. Ini kan bagus, agar kualitas guru sama dan merata," katanya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (29/7).

Hal ini juga diharapkan bisa mengikis anggapan adanya istilah sekolah unggulan atau favorit di tengah masyarakat. "Jangan ada lagi sekolah tertentu dianggap favorit," pungkasnya.

Advertisement

Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir menjelaskan, Perpres itu tidak hanya mengatur tentang zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), namun juga zonasi seluruh aspek berkaitan dengan pendidikan. Asumsinya itu diklaim mampu memetakan segala permasalahan pendidikan secara efektif, seperti pemerataan kualitas guru.

Muhadjir menyebut, pilar utama pemerataan pendidikan dimulai dari kualitas guru. Jika dulu seluruh guru kerap kali didatangkan ke Jakarta untuk mendapat pelatihan, dengan adanya Perpres Zonasi, para guru hanya mendapat pelatihan dari instruktur. Beberapa instruktur akan diterjunkan ke beberapa daerah sesuai dengan kebutuhan.

"Ya ini nanti kita akan menangani guru berbasis zonasi. Jadi nanti tidak akan ada lagi guru yang kita undang ramai-ramai ke pusat pelatihan yang itu harus memakan biaya perjalanan yang mahal dan harus kasih makan yang berbulan-bulan, nanti kita serahkan zonasi. Jadi itu lebih baik instruktur yang turun ke lapangan," ujarnya.

Setelah pelatihan instruktur kepada guru-guru berbasis zonasi, Muhadjir menuturkan, pemetaan masalah pendidikan pun secara sistematis dan efektif akan terlihat.

Baca juga:
Tunggu Hasil Kajian, Ridwan Kamil Masih Tutup Wisata Tangkuban Parahu
Resmi Buka Kampung Indonesia di Swedia, Ridwan Kamil Paparkan Potensi Jawa Barat
Ridwan Kamil Minta Masyarakat Tidak Panik terkait Erupsi Gunung Tangkuban Perahu
Ridwan Kamil Jadi Pembicara Peaceful Dialogue di Inggris
30 Ulama Muda Jawa Barat Bakal Sebarkan Pesan Perdamaian di Inggris
Ridwan Kamil Pasarkan Teh Jawa Barat di Inggris
Pemilik Cathay Pacific Tertarik Kembangkan Bandara di Jawa Barat

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.