Ridwan Kamil dinasihati Jokowi dan dipanggil Prabowo
Sebelum memutuskan tak maju Pilgub DKI, Ridwan Kamil juga menemui pimpinan MPR, DPR, DPD dan sejumlah menteri.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebelum memutuskan untuk tidak maju di Pilkada DKI Jakarta 2017. Bukan cuma itu dia juga menghadap pimpinan MPR, DPR dan DPD. Bahkan ada tiga sampai empat menteri saat ini yang juga turut menyampaikan masukan, mengenai langkah politik selanjutnya.
"Diberi masukan Jokowi, dipanggil Pak Prabowo, dan ketua MPR, DPR, dan DPD. Bahkan 3 sampai 4 menteri menyampaikan juga," ungkap pria yang akrab disapa Emil ini dalam jumpa pers di Balai Kota Bandung, Senin (29/2).
Bahkan hingga jelang pengumuman beberapa tokoh seperti Adhyaksa Dault yang disebut akan maju Pilkada DKI juga melakukan pertemuan.
"Kemarin masih ada 2 sampai 3 pihak yang mengajak bertemu. Sudah saya dengarkan semuanya dan saya ucapkan terima kasih," ungkapnya.
Dia menyebut alasan mengapa sampai banyak tokoh yang memberikan masukan pada dirinya terkait sikap politik ke depannya. "Skala Strategis Pilgub DKI Jakarta itu luar biasa," terangnya.
Baca juga:
Gerindra soal Emil tolak ke DKI: Mana ada orang baik direlakan pergi
Jika dijagokan jadi presiden, Ridwan Kamil janji tak menolak
Mulai sekarang Ridwan Kamil ogah bahas lagi Pilgub DKI 2017
Desmond: Tak masalah Emil mundur, justru kita mau dukung Ahok
Belajar dari Ridwan Kamil, kepala daerah jangan jadi kutu loncat