LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ridwan Kamil akan pindahkan kakek Anda ke apartemen rakyat

Ki Anda tinggal di rumah ala kadarnya lantaran, rumah permanennya dijual anaknya untuk menutupi jeratan utang

2016-09-10 16:36:00
Kisah Ironis
Advertisement

Anda tampak sumringah. Sebabnya, kakek 80 tahun itu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Bandung yang berencana memindahkannya ke apartemen rakyat Rancacili.

Anda, bekas tukang kebun Gedung Sate, pusat Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut disambangi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ke kediamannya yang tidak layak huni, pada Sabtu (10/9).

Emil sapaan akrab Ridwan Kamil langsung memerintahkan pada camat setempat untuk mengecek apartemen rakyat agar bisa dihuni Anda. Sambil menunggu proses pemindahan, Emil mengaku tidak ingin lagi melihat bangunan semi permanen di bantaran sungai yang masuk kategori ilegal.

"Agar tidak tinggal di tempat bilik dan ilegal, camat saya perintahkan untuk mencari kontrakan di daerah tersebut, dan biayanya dari saya, sehingga besok lusa sudah bisa pindah," kata pria berkaca mata tersebut.

Mantan tukang kebun Gedung Sate ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Advertisement

Anda sudah 6 tahun tinggal di gubuk reyot tersebut. Dengan terpaksa Anda tinggal di rumah alakadarnya lantaran, rumah permanennya dijual anaknya untuk menutupi jeratan utang akibat sakit keras yang diderita sang istri.

Pada akhirnya istrinya tersebut meninggal 2009 lalu lantaran penyakit stroke. Anda tinggal di bantaran Sungai Cidurian tepatnya di Kelurahan Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.

Di rumah bilik yang hanya seukuran 2X2 meter itu diisi lima orang yakni, Bapak Anda, anaknya Aris, menantunya Mira dan dua orang cucunya. Tentu jauh dari kata layak untuk menjadi sebuah hunian.

Segala aktivitas di lakukan di rumah tanpa sekat. Kamar, ruang keluarga dan lainnya dilakukan di tempat serupa. Berdesak-desakan sudah pasti. Kecuali kegiatan mandi cuci kakus (MCK) yang dilakukan di ruang terpisah.

Emil pun mengatakan, sudah meminta kepada aparat kewilayahan baik camat, lurah, RT, RW kalau ada kemiskinan ekstrem mungkin solusi lebih cepat agar segera melaporkannya.

Mira menambahkan, selama ini untuk menghidupi orang seisi rumah didapat dari suaminya yang bekerja di Sukabumi. Saban minggu dia mendapatkan kiriman uang untuk makan sehari-hari.

Dia juga mengaku, tidak selamanya uang dari suaminya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sepenuhnya. "Saya juga suka menjual muncang, untuk kebutuhan sehari-hari mah," ujarnya. Dia mengaku gembira atas perhatian yang diberikan Pemkot Bandung.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.