Ribut ditagih parkir mal, seorang pria bermobil TNI lepaskan tembakan
Ribut ditagih parkir mal, seorang pria bermobil TNI lepaskan tembakan. Akibat penganiayaan itu korban mengalami luka di dagu sebelah kiri.
Seorang petugas parkir Mall Gandaria City bernama Zuansyah (21) mengalami penganiayaan oleh pria menggunakan mobil dinas TNI, Jumat (6/10) sekira pukul 20.30 WIB. Pria beridentitas Anwari itu melakukan penganiayaan setelah ditagih biaya parkir oleh korban.
Dari informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi di parkiran basement 2 Mall Gandaria City. Korban saat itu tengah berjaga kemudian menagih biaya parkir terhadap pelaku yang mengendarai mobil dinas warna hijau dengan plat nomor 1058-45.
Saat ditagih biaya parkir pelaku malah bertanya kepada korban mengenai biaya gratis terhadap anggota TNI. Pertanyaan itu dijawab korban bahwa biaya gratis tak berlaku bagi anggota TNI maupun Polri kecuali tamu VIP maupun hotel.
Setelah itu pelaku pergi sembari membayar uang parkir senilai Rp 20 ribu. Namun tak berselang lama, pelaku datang bersama rekannya dan menghampiri korban.
Saat itulah penganiayaan terjadi. Dagu sebelah kiri korban dipukul. Pelaku lantas mengeluarkan senjata api dan meminta korban sujud tiarap serta mencium kakinya. Kemudian pelaku meletuskan tembakan ke atas area parkir.
Penganiayaan tersebut berhenti setelah pihak Managemen City melakukan musyawarah. Kendati begitu, kasus tersebut dilaporkan korban ke Polsek Kebayoran Lama.
Pihak kepolisian membenarkan kejadian tersebut. Kasus tersebut tengah diselidiki.
"Saya dapat kabar tadi pagi ada keributan. Tapi untuk prosesnya langsung saja ke Polsek Kebayoran Lama. Iya ada kejdian ribut itu, terjadi penganiayaan. Masih dalam proses penanganan di Polsek," ucap Kapolres Metro Jatakara Selatan, Komisaris Besar Polisi Iwan Kurniawan saat dikonfirnasi wartawan, Sabtu (7/10).
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayor Jenderal Wuryanto menambahkan pihaknya sedang melakukan pengcekan akan informasi tersebut. Apabila betul, ia menegaskan yang bersangkutan tentu akan ditindak secara hukum.
"Saya sudah dapat kabar, intinya kita merespon bahwa sekecil apapun pelanggaran dilakukan anggota TNI akan ditindak tegas," kata Wuryanto saat dihubungi merdeka.com.
Baca juga:
Sopir ugal-ugalan di jalan, saat ditangkap mengaku anggota TNI
Anggota TNI arogan di bandara harus malu lihat contoh Jenderal Gatot
Dua polisi dikeroyok diduga anggota TNI di Bekasi
Video anggota TNI maki-maki sopir taksi sampai todongkan pistol
Anggota TNI todong sopir online sedang diperiksa Kostrad
Kostrad janji beri sanksi Praka D, pengancam sopir taksi online
Aksi memalukan anggota Kostrad todong pistol pengemudi taksi online