LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ribuan warga Palembang ikuti tabligh akbar selamatkan Rohingya

Ribuan warga Palembang ikuti tabligh akbar selamatkan Rohingya. Ribuan warga Palembang mengikuti tabligh akbar dengan harapan pembantaian terhadap Muslim Rohingya oleh militer Myanmar dihentikan di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (9/9). Malam ini juga disertai aksi amal untuk membantu sesama muslim.

2017-09-09 21:07:45
Pembantaian Rohingya
Advertisement

Ribuan warga Palembang mengikuti tabligh akbar dengan harapan pembantaian terhadap Muslim Rohingya oleh militer Myanmar dihentikan di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (9/9). Malam ini juga disertai aksi amal untuk membantu sesama muslim di negara tetangga.

Massa berasal dari puluhan organisasi masyarakat dan keagamaan di Palembang. Anak-anak, wanita, berkumpul di bantaran Sungai Musi bersama para ulama untuk mendoakan keselamatan Muslim Rohingya.

Acara ini begitu khidmat dengan dibuka dengan pembacaan Alquran dan kalimat Allah. Keheningan terasa ketika panitia memutar video penderitaan Muslim Rohingya akibat kekejaman militer Myanmar sejak beberapa tahun terakhir.

Satu persatu perwakilan ormas diberikan kesempatan memberikan pandangan tentang aksi genosida Myanmar. Semuanya sepakat mengutuk keras kekerasan terhadap ras Rohingya.

Ketua Front Pembela Islam Sumsel, Habib Mahdi memastikan malam amal dan tabligh akbar ini akan damai dan tertib. Sebab, aksi ini murni bentuk kepedulian sesama muslim.

"Mari kita satukan shaf untuk berjuang. Kita telah saksikan pembantaian terhadap Muslim Rohingya, tindakan itu harus dihentikan," ungkap Habib Mahdi.

Sementara itu, perwakilan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumsel, Ayik Farid menegaskan, kekerasan tersebut harus dihentikan untuk selamanya dan pemerintah Myanmar didesak melindungi Muslim Rohingya dari aksi genosida.

"Kita tidak ingin pembantaian itu kembali terjadi. Kami kutuk keras kekejaman militer Myanmar," ujarnya.

Perwakilan ormas Islam lain mendesak pemerintah Indonesia memutus kerjasama dan mengusir duta besar Myanmar di Indonesia. Pemerintah Myanmar juga harus diadili di pengadilan dunia karena melakukan pelanggaran hak asasi manusia tak berperikemanusiaan.(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.