LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ribuan ulat bulu serang rumah warga di Pamekasan

Warga berusaha membasmi dengan menyemprot obat pembasmi hama dan membakar ulat-ulat itu.

2013-02-17 23:04:00
peristiwa
Advertisement

Rumah warga yang terletak di Dua Daporah dan Dusun Gunung Malang, Desa Gagah, Pamekasan, Madura Jawa Timur diserang ulat bulu. Kejadian itu sudah berlangsung selama satu pekan terakhir.

Serangan ulat tersebut diduga terjadi karena lokasi tempat tinggal mereka berada dekat dengan pohon jati. Akibatnya, banyak pekarangan rumah warga dipenuhi hama tersebut.

"Dua dusun ini terserang hama ulat, karena berdekatan dengan pohon jati. Banyak pekarangan rumah warga di sini yang dipenuhi ulat, apalagi saat musim angin kencang seperti sekarang ini," kata Sahama, warga setempat, Minggu (17/2), seperti dilansir Antara.

Sahama mengaku, sejak satu pekan lalu, perkebunan jati di dekat rumahnya diserang hama ulat, kini ulat-ulat itu mulai merambah ke rumah-rumah warga sejak angin kencang melanda kawasan itu.

"Ulat-ulat yang ada di daun jati itu kan ditiup angin. Jadi banyak yang berjatuhan di pekarangan rumah," jelas Sahama.

Senada, Saputri juga mengeluhkan banyaknya ulat yang menyerang daun jati tersebut. Untuk membasminya, Saputri terpaksa menyemprot dengan obat pembasmi hama dan sebagian membakar ulat-ulat itu.

Sementara akibat serangan hama ulat ini, daun perkebunan pohon jati di dua dusun yakni Dusun Daporan dan Dusun Gunung Malang ini banyak yang berlubang, akibatnya tidak bisa dimanfaatkan dan tidak biasa dijual lagi.

Bagi sebagian warga Desa Gagah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, daun jati masih menjadi mata pencaharian mereka, yakni dengan cara dijual ke pasar sebagai bungkus ikan.

"Kalau terserang ulat seperti itu, kami tidak bisa lagi menjual daun jati ini," kata Saputri yang juga penjual daun jati itu.(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.