Ribuan sopir angkot di Manado berdemo tolak taksi online
Sempat terjadi insiden kecil di lokasi ini saat petugas mencoba membubarkan aksi. Pendemo yang tak terima bertahan dan menolak dibubarkan. Hingga berita ini diturunkan, mereka masih bertahan di kawasan zero point. Rencananya aksi ini bakal dilakukan selama empat hari.
Ribuan sopir angkutan kota (angkot) berbagai jurusan di Manado melakukan aksi demo menolak kehadiran taksi online, Senin (23/10) siang. Selain berdemo, mereka mogok dan tak menarik penumpang.
Pantauan merdeka.com, sekitar pukul 12.00 siang aksi dimulai. Kantor Dinas Perhubungan dan Kantor Gubernur Sulawesi Utara menjadi sasaran awal aksi. Para orator silih berganti menyuarakan keinginan mereka menolak kehadiran taksi online.
Pendemo kemudian berpencar dan sebagian menyasar Kantor Go-Jek di Kawasan Boulevard Mall, Sario. Di lokasi ini, ratusan petugas Dalmas Polresta Manado telah berjaga. Orasi hanya berjalan sekitar 30 menit dengan penjagaan ketat polisi yang membentuk pagar betis di depan pintu masuk kantor.
Para sopir melanjutkan aksi mogok di kawasan zero point pusat kota. Sempat terjadi insiden kecil di lokasi ini saat petugas mencoba membubarkan aksi. Pendemo yang tak terima bertahan dan menolak dibubarkan. Hingga berita ini diturunkan, mereka masih bertahan di kawasan zero point. Rencananya aksi ini bakal dilakukan selama empat hari.
Mengantisipasi mogok para sopir, polisi menyiagakan ratusan personel. "Anggota polres 300 di backup Polda sekitar 200 termasuk personil yg terlibat operasi pekat," ujar Kabag Ops Polresta Manado Kompol Saptia Adi Sudirna.
Pendemo diimbau tidak melakukan aksi mogok selama empat hari sebab akan merugikan diri sendiri dan masyarakat pengguna angkutan umum.
Baca juga:
Transportasi online & konvensional di Bandung damai, jangan ada lagi provokasi
Kemenhub sosialisasi revisi aturan transportasi online di 7 kota
Tolak taksi online, ratusan angkot di Solo ancam mogok
Transportasi online dan konvensional di Bandung sepakat berdamai
Tarif atas bawah transportasi online ditentukan oleh Kemenhub
Gubernur Aher soal ribut taksi online dan konvensional: Jangan mudah terprovokasi!
Sopir angkot di Terminal Cicaheum mogok narik gara-gara postingan Kang Emil