LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ribuan santri pesantren Lirboyo Kediri gelar upacara Hari Santri 2017

Ribuan santri pesantren Lirboyo Kediri gelar upacara Hari Santri 2017. Hari Santri merupakan bukti pengakuan negara atas jasa-jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

2017-10-22 13:06:00
Hari Santri Nasional
Advertisement

Hari ini merupakan tahun ketiga keluarga besar Nahdlatul Ulama dan seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Santri. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri tanggal 22 Oktober merupakan bukti pengakuan negara atas jasa-jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

Peringatan tersebut hari ini dirayakan di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Kota Kediri. Kegiatan upacara Hari Santri diselenggarakan oleh PCNU Kota Kediri yang dipusatkan di Ponpes Al Mahrusiyah Lirboyo di Ngampel Mojoroto Kota Kediri, asuhan KH Reza Ahmad Zahid. Ribuan santri mengikuti kegiatan ini penuh khidmat. Selain pengurus NU, pengasuh pesantren kegiatan ini juga diikuti oleh Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi.

Sesuai dengan nama kegiatan Hari Santri, semua peserta upacara melaksanakan upacara dengan menggunakan sarung dan berkopiah. Kegiatan upacara dimulai dengan laporan peserta upacara kepada komandan upacara dan dilanjutkan inpesktur upacara memasuki lapangan upacara. Inspektur upacara sendiri dipimpin oleh KH Reza Ahmad Zahid, Ketua Rabitah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Jawa Timur.

Santri Pesantren Lirboyo Kediri ©2017 merdeka.com/imam mubarok


Seperti pada upacara umum, peringatan Hari Santri Nasional juga diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Yaa Lal Wathan karya KH Wahab Hasbullah. Kedua lagu ini dinyayikan penuh semangat oleh para
santri dan hadirin yang hadir dalam pelaksanaan Hari Santri Nasional 2017.

Kemudian acara dilanjutkan dengan amanat inspektur upacara yang membacakan amanat Ketua Umum PBNU pada peringatan Hari Santri Nasional 2017. Salah satu kutipan amanat Ketua Umum PBNU yang dibacakan oleh
KH Reza Ahmad Zahid, Lc.M.A adalah pengakuan terhadap kiprah ulama dan santri tidak lepas dari Resolusi Jihad yang dikumandangkan Hadratusyekh KH Hasyim Asy'ari, Rois Akbar NU, pada 22 Oktober 1945.

"Di hadapan konsul-konsul Nahdlatul Ulama seluruh Jawa dan Madura bertempat di kantor Hoofdbestuur Nahdlatul Oelama di Jl Bubutan VI/2 Surabaya digaungkan dengan pidato Hadlaratu Syeikh yang menggetarkan. Yakni berperang menolak dan melawan penjajah itu fardhu 'ain bagi yang berada dalam jarak lingkaran 94 kilometer dari tempat-tempat dan kedudukan musuh," kata Gus Reza mengutip pidato KH Hasyim Asy’ari dalam amanat Ketua Umum PBNU.

Advertisement

Santri Pesantren Lirboyo Kediri ©2017 merdeka.com/imam mubarok


Ditambahkan Gus Reza, kaum santri memelopori penerimaan Pancasila sebagai satu-satunnya asa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menyatakan bahwa NKRI sudah final sebagai konsensus nasional (ma’adhadah wathoniyah).

Usai pembacaan amanat kegiatan upacara dilanjutkan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua PC GP Ansor Kota Kediri, janji santri oleh Ketua PCNU Kota Kediri dan terakhir sambutan Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi yang sedikit mengupas tentang sejarah di balik Hari Santri.

Advertisement

Usai pelaksanaan upacara, puncak Hari Santri diisi dengan kegiatan aksi bela diri oleh para santri yang tergabung dalam Pagar Nusa dan Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI).

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.