Ribuan Penumpang Padati Terminal Tanjung Priok Selama Libur Natal 2025
Terminal Tanjung Priok mencatat kenaikan signifikan jumlah penumpang yang berangkat selama periode Libur Natal 2025, dengan ribuan orang menuju berbagai kota di Jawa.
Ribuan Penumpang Padati Terminal Tanjung Priok Selama Libur Natal 2025
Ribuan penumpang memadati Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Tercatat sebanyak 4.637 penumpang telah diberangkatkan dari terminal ini dalam kurun waktu 18 hingga 25 Desember 2025. Kondisi arus mudik Libur Natal Tanjung Priok terpantau aman dan lancar, menunjukkan kesiapan terminal dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Sandi Zamri, mengungkapkan bahwa lonjakan ini terjadi seiring dengan dimulainya periode libur panjang Nataru. Peningkatan jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) menjadi indikator utama tingginya animo masyarakat untuk merayakan Natal di kampung halaman. Meskipun demikian, situasi di Terminal Tanjung Priok tetap terkendali dengan baik, memastikan kenyamanan bagi para pengguna jasa transportasi.
Untuk mengantisipasi potensi kepadatan dan memastikan kelancaran perjalanan, pihak terminal telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait. Langkah-langkah pengamanan dan pelayanan ekstra telah disiapkan guna menjamin keamanan serta keselamatan seluruh penumpang. Hal ini dilakukan demi menciptakan pengalaman perjalanan yang positif selama periode puncak Libur Natal Tanjung Priok.
Lonjakan Penumpang dan Operasional Bus AKAP
Selama sepekan terakhir, dari tanggal 18 hingga 25 Desember 2025, Terminal Bus Tanjung Priok telah memberangkatkan 4.637 penumpang menggunakan total 611 unit bus AKAP. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi darat untuk perjalanan Libur Natal Tanjung Priok. Sandi Zamri menegaskan bahwa meskipun ada lonjakan, operasional terminal tetap berjalan tertib dan lancar.
Peningkatan jumlah penumpang ini merupakan fenomena rutin setiap kali memasuki periode libur panjang, khususnya Natal dan Tahun Baru. Terminal Tanjung Priok menjadi salah satu gerbang utama bagi warga Jakarta yang ingin kembali ke daerah asal mereka. Pengelolaan arus penumpang yang efektif menjadi prioritas utama untuk menghindari penumpukan dan memastikan semua proses berjalan sesuai jadwal.
Mayoritas tujuan penumpang bus AKAP dari Terminal Tanjung Priok adalah kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Destinasi populer meliputi Pekalongan, Tegal, Banjarnegara, Pemalang, Malang, dan Madura. Selain itu, sebagian penumpang juga memilih tujuan ke wilayah Jawa Barat, seperti Bandung dan Tasikmalaya, menunjukkan cakupan layanan bus yang luas dari terminal ini.
Prioritas Keamanan dan Keselamatan Perjalanan
Guna menjamin keamanan dan keselamatan penumpang selama periode Libur Natal Tanjung Priok, seluruh armada bus AKAP yang beroperasi telah melalui pemeriksaan kelaikan jalan atau ramp check. Pemeriksaan ini mencakup aspek teknis kendaraan untuk memastikan bus dalam kondisi prima dan aman untuk perjalanan jarak jauh. Langkah ini krusial untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan di jalan.
Tidak hanya kendaraan, para pengemudi dan kondektur bus juga menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan tes urine. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kru bus berada dalam kondisi fisik yang fit dan bebas dari pengaruh zat terlarang selama bertugas. Kondisi prima pengemudi adalah kunci utama dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.
Selain itu, sebuah Pos Pengamanan (Pospam) telah disiagakan di Terminal Tanjung Priok sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Pospam ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres Metro Jakarta Utara dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Kehadiran Pospam bertujuan untuk memberikan rasa aman, memantau situasi, dan siap membantu jika terjadi kendala selama periode Nataru.
Arus Kedatangan dan Imbauan Penting
Selain arus keberangkatan, Terminal Tanjung Priok juga mencatat aktivitas kedatangan penumpang yang cukup ramai selama periode yang sama. Tercatat sebanyak 2.384 penumpang telah tiba di terminal ini dengan menggunakan 692 bus AKAP. Angka ini menunjukkan bahwa Terminal Tanjung Priok juga menjadi titik penting bagi arus balik atau kedatangan masyarakat ke ibu kota.
Sandi Zamri mengimbau seluruh penumpang untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku di terminal dan selama perjalanan. Penumpang juga diminta untuk senantiasa menjaga barang bawaan masing-masing guna menghindari kehilangan atau kejadian yang tidak diinginkan. Kesadaran dan kewaspadaan penumpang sangat penting untuk kelancaran mobilitas.
Harapan besar disampaikan agar arus balik Nataru tahun ini dapat berjalan aman dan tanpa kendala. Koordinasi yang baik antara pihak terminal, petugas keamanan, dan kesadaran penumpang menjadi faktor penentu keberhasilan penyelenggaraan angkutan Nataru. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk menciptakan suasana liburan yang menyenangkan dan aman bagi semua.
Sumber: AntaraNews