LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ribuan pengikut Dimas Kanjeng tinggalkan padepokan

Ribuan pengikut Dimas Kanjeng tinggalkan padepokan. Untuk mengusir ribuan pengikut Dimas, camat setempat mengingatkan mereka bisa saja menjadi tumbal selanjutnya. Kini tersisa 86 warga yang masih bertahan di kemah kompleks padepokan.

2016-10-04 10:40:12
Dimas Kanjeng
Advertisement

Ribuan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi mulai meninggalkan tenda-tenda padepokan yang berada di Dusun Cangkelek, Desa Wangkal, Gading, Probolinggo. Dari jumlah 3.119, kini hanya tersisa 86 orang saja.

Camat Gading, Slamet Hariyanto mengimbau kepada pengikut Taat Pribadi yang masih tersisa untuk segera meninggalkan padepokan.

"Kami mengatakan kepada mereka bahwa kalau mereka tidak pulang bisa jadi tumbal. Kami kan memikirkan mereka," kata Slamet kemarin. Mengutip Antara.

Dia menegaskan bahwa tak ada dari warganya yang jadi pengikut Taat Pribadi. Pengikut Taat Pribadi banyak yang berasal dari Pasuruan dan Situbondo serta luar Jawa.

Slamet Hariyanto mengatakan bahwa kegiatan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi sempat juga membuat khawatir.

Selain itu, warga yang berada di area tenda itu merasa tidak ada pekerjaan sama sekali dan dianggap pengangguran.

"Yang kami dan warga sempat resahkan itu karena pengikut padepokan tidak bekerja dan memang pengangguran, maka kami juga mengimbau untuk pengikut itu kembali dari padepokan ke daerah asal masing masing. Ada yang dari Bali, dan Pasuruan," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi itu memang sering melakukan istigasah besar serta bakti sosial di sekitar desa setempat.

"Para pengikutnya juga sering membagi sembako sejak tahun 2006, tapi uangnya tidak tahu dari mana kok tiba tiba mereka melakukan bakti sosial," tutur Slamet Hariyanto.

Baca juga:
Pimpinan pondok ditangkap, pengikut Dimas Kanjeng di Bali bubar
Merasa nyaman, Sukardi ogah tinggalkan padepokan Dimas Kanjeng
Pengakuan mereka saat gabung ke padepokan Dimas Kanjeng di Bali
Alasan pengikut Taat Pribadi ogah tinggalkan Padepokan Dimas Kanjeng
Korban Dimas Kanjeng bertambah, korban ngaku ditipu Rp 300 juta
Mirip Dimas Kanjeng, ustaz ini gandakan uang disaksikan polisi

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.