Ribuan Orang Hadiri Tablig Akbar PA 212 Solo Raya, Prabowo tak Jadi Datang
"Saya tidak tahu secara pasti mengenai penyebab ketidakhadiran mereka. Kemarin malam, kami sudah melakukan koordinasi dengan ajudan tim Prabowo, tapi pagi ini beliau menyatakan tidak bisa datang ke Gladag," jelas Jayendra.
Ribuan orang berpakaian serba putih mengikuti Tabligh Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 di Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (13/1). Massa mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB. Selain Kota Solo, massa juga datang dari kota sekitar.
Dalam kegiatan tersebut sejumlah pembicara menyampaikan materi keagamaan secara bergantian. Ketua Panitia Tabligh Akbar PA 212, Jayendra Dewa mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun spirit 212 di yang selama ini diselenggarakan di Tugu Monas Jakarta. Ia menolak jika kegiatan ini sudah melanggar Undang-Undang. Sehingga tidak perlu mengajukan izin dan hanya cukup pemberitahuan saja.
"Sepengetahuan kami, kegiatan seperti ini tidak perlu izin, hanya pemberitahuan saja. Ini sama dengan kegiatan yang sebelumnya seperti di jalan sehat beberapa waktu lalu," ujar dia.
Pantauan di lokasi, kegiatan berakhir sekitar pukul 9.30 WIB. Massa memenuhi jalan dari perempatan Nonongan hingga depan Kantor BCA Gladag. Massa yang terdiri dari umur dewasa hingga anak-anak tersebut kemudian membubarkan diri dengan tertib.
Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir, namun hingga acara selesai mereka tidak nampak. Di antaranya capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan tokoh Muhammadiyah, Danhil Anzar.
"Saya tidak tahu secara pasti mengenai penyebab ketidakhadiran mereka. Kemarin malam, kami sudah melakukan koordinasi dengan ajudan tim Prabowo, tapi pagi ini beliau menyatakan tidak bisa datang ke Gladag," jelas Jayendra.
Baca juga:
Amankan Tabligh Akbar PA 212, Polresta Surakarta Kerahkan 2.300 Personel
Minggu Pagi, Persaudaraan Alumni 212 Solo Raya Gelar Tablig Akbar
Bawaslu Jateng Bakal Awasi Aksi Alumni 212 di Solo
PA 212 Tolak Capres Baca Alquran: Kalau Dua-duanya Enggak Bisa Mau Digugurkan?
Tes Baca Alquran untuk Capres Cawapres Dinilai Tak Relevan
Sekjen PKS: Jika Prabowo-Sandiaga Menang Pilpres, Reuni 212 Bisa digelar di Istana