Ribuan kader PDIP Sukoharjo gelar ikrar setia Megawati dan NKRI
Ribuan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) se-Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendengungkan ikrar Setia Megawati dan Setia NKRI dalam apel siaga di Stadion Jombor, Sukoharjo, Minggu (5/2). Secara serentak, DPD PDI Perjuangan menggelar apel siaga di seluruh 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Ribuan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) se-Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendengungkan ikrar Setia Megawati dan Setia NKRI dalam apel siaga di Stadion Jombor, Sukoharjo, Minggu (5/2). Secara serentak, DPD PDI Perjuangan menggelar apel siaga di seluruh 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Pimpinan apel siaga merangkap Ketua DPC PDIP Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan, akhir-akhir ini Pancasila sebagai ideologi bangsa dan PDIP sebagai pejuang ideologis sedang diuji oleh aneka bentuk upaya perpecahan. Hal ini membuat kader PDIP perlu bergegas menyolidkan barisan.
"Berdasarkan pesan Ibu Megawati yang kita cintai dalam HUT PDIP ke-44, semua kader PDIP selalu ikut menjaga jalannya pemerintahan Jokowi-JK. Dan yang harus digarisbawahi, PDIP memilih jalan idelogis, bukan hanya rumah kaum nasionalis juga rumah kebangsaan bagi Indonesia Raya," kata Wardoyo dalam keterangannya, Minggu (5/2).
Bupati Sukoharjo ini juga meminta semua kader PDIP jangan ada lagi keraguan apalagi takut membuka diri dan menjadikan kantor partai sebagi rumah rakyat.
"Jadilah banteng sejati, berdiri di garda depan dan tameng yang kokoh dalam menjaga NKRI," ucapnya.
Wardoyo mengobarkan semangat agar kader siap menjalankan perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kemudian ribuan kader pun menjawab siap menjalankannya.
Pengurus PAC, DPC Sukoharjo dan para kader PDIP penuh semangat mengikuti apel siaga yang sudah dimulai sejak pukul 10.00 WIB.
Baca juga:
Apel siaga Setia Megawati-NKRI diikuti 94.500 kader PDI-P Jateng
Megawati orasi kampanye: Biasanya saya memilih orang pasti jadi
Megawati: Kita tidak boleh berpikir kerdil
Di Konser Gue 2, Megawati ungkap kenapa akhirnya pilih Ahok
Megawati turun gunung kampanye menangkan Rano Karno di Banten