Ribuan e-KTP tercecer di Bogor berdomisili Sumatera Selatan
Kepala Polsek Kemang Komisaris Polisi Ade Yusuf membenarkan adanya peristiwa itu. Dia mengatakan, saat ini barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Bogor untuk diperiksa.
Ribuan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) berceceran di Jalan Raya Salabenda, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Berdasarkan informasi, kejadian itu terjadi pada Sabtu (26/5), ketika sebuah kardus terjatuh dari mobil truk engkel yang melintas di kawasan tersebut.
Akibat kejadian itu, ribuan e-KTP tercecer di jalanan. Spontan, warga sekitar langsung mendekat ke lokasi. Salah satu warga, Ugan mengatakan, peristiwa itu terjadi saat truk engkel yang membawa kardus berisi ribuan KTP elektronik melaju dari arah Kayumanis menuju Parung.
Ugan menuturkan, kardus itu kemudian terjatuh yang menyebabkan isinya berantakan di jalanan.
"Banyak banget, mas. KTP-nya itu tadi jatuh dari mobil engkel," katanya saat ditemui di lokasi, Minggu (27/5).
Dia menambahkan, warga dan pengendara yang melihat peristiwa itu mencoba memberitahu kepada supir truk.
Usai memunguti e-KTP yang tercecer di jalan itu, Ugan menambahkan, sopir truk langsung melanjutkan kembali perjalanan ke arah Parung. Warga di sekitar lokasi pun masih penasaran dengan jumlah E-KTP yang terbilang banyak tersebut.
"Supirnya sempat balik lagi, terus beresin e-KTP itu. Terus pergi lagi. Pas dilihat sih, e-KTP itu domisilinya dari Sumatera Selatan. Masa berlakunya sampai tahun 2017," sebutnya.
"Warga di sini juga masih penasaran dengan ribuan e-KTP itu. Kok, banyak banget yah. Nomor plat mobilnya saya juga nggak hafal," tambah dia.
Sementara itu, Kepala Polsek Kemang Komisaris Polisi Ade Yusuf membenarkan adanya peristiwa itu. Dia mengatakan, saat ini barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Bogor untuk diperiksa.
"Untuk lebih jelasnya silakan ke Pak Kapolres, karena perkaranya sudah dilimpahkan ke sana. Barang bukti juga sudah dibawa dan ditangani Satreskrim Polres Bogor," jelasnya.
Dia menuturkan, ribuan e-KTP yang tercecer di jalan itu sudah dalam keadaan kadaluarsa. Rencananya, kata Ade, barang-barang itu mau dimusnahkan di gudang Kemendagri di daerah Kemang.
"Itu mau dimusnahin. Disimpan dulu di gudang," pungkas dia.
Baca juga:
Ratusan e-KTP tercecer, Mendagri bakal bebastugaskan pejabat di Ditjen Dukcapil
Mendagri soal e-KTP tercecer: Kenapa tidak langsung dihancurkan?
Mendagri sebut ada unsur sabotase e-KTP tercecer di Bogor
Politikus PPP desak Kemendagri pastikan e-KTP yang tercecer asli atau palsu
e-KTP ditemukan tercecer di Bogor, ini penjelasan Kemendagri