Ribuan buruh Solo Raya desak Ganjar tetapkan UMP Rp 2,5 juta
Mereka melakukan aksi tersebut karena upah buruh di Jawa Tengah paling tinggi yaitu Rp 1,3 juta.
Ribuan buruh se Solo Raya, Selasa (3/11) siang menggelar aksi demonstrasi di Boulevard, Solo Baru, Sukoharjo. Selain menolak PP No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, mereka juga mendesak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo segera menetapkan upah minimum provinsi (UMP).
"UMP di Jawa Tengah ini paling rendah dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Kami mendesak Ganjar untuk menetapkan UMP Jawa Tengah sebesar Rp 2,5 juta," ujar Ketua Federasi Serikat Pekerja Rakyat Indonesia, Sukarno, saat berorasi.
UMP di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat, kata dia, sekitar Rp 2,9 juta, sedangkan di Jawa Tengah sampai saat ini belum memiliki UMP.
Berita lengkap mengenai Ganjar Pranowo bisa diakses di Liputan6.com
"Upah buruh di Jawa Tengah paling tinggi Rp 1,3 juta. Untuk biaya hidup sehari-hari pun tidak cukup, belum lagi untuk biaya sekolah maupun kuliah anak-anaknya. Kami mendesak kepada Pemprov Jawa Tengah untuk memunculkan UMP. Karena ini merupakan hak buruh untuk didapatkan," tegasnya.
Unjuk rasa diikuti ribuan peserta dari 8 serikat buruh di Solo Raya. Seperti SPRI, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), dan lain-lain. Mereka melakukan long march dari Patung Soekarno Solo Baru menuju Patung Pandawa dan kembali lagi ke Patung Soekarno.
Polres Sukoharjo menerjunkan 354 anggotanya untuk mengamankan jalannya aksi. Agar tak terjadi kemacetan polisi mengalihkan arus lalu lintas di Jalan Ir Soekarno ke ruas jalan lainnya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan korlap aksi unjuk rasa ini dan sesuai jadwal unjuk rasa ini berlangsung satu jam. Kami kawal dari awal hingga benar-benar selesai," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai.
Baca juga:
Tolak PP pengupahan, ribuan buruh blokir jalan utama di Solo
Polisi tetapkan 25 orang sebagai tersangka demo depan Istana Negara
Demo dibubarkan paksa, buruh mau gugat Jokowi dan polisi
Saat demo buruh, aktivis LBH mengaku ditendang kepalanya oleh polisi
Sempat banyak sampah usai demo, depan Istana saat ini sudah bersih