Reuni akbar 212 di Monas, Anies belum tahu akan hadir atau tidak
Alumni aksi 212 akan melakukan reuni dengan menggelar aksi di pada 2 Desember mendatang. Aksi ini digelar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Alumni aksi 212 akan melakukan reuni dengan menggelar aksi di pada 2 Desember mendatang. Aksi ini digelar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Acara itu akan dimulai dengan Salat Subuh berjemaah lalu diisi dengan salawat nabi dari berbagai majelis taklim. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tak mau memberikan jawaban pasti saat ditanya apakah akan hadir atau tidak di acara tersebut karena belum menerima undangan.
"Belum tahu. Nanti saya cek lagi ya," kata dia, Kamis (23/11) sore.
Reuni itu akan dihadiri massa dari berbagai ormas keagamaan. Menurut Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Ma'arif, jumlah massa diprediksi hadir lebih dari 1 juta orang.
Tujuan aksi kali ini disebutkan Ma'arif juga untuk memperingati Maulid Nabi Muhamamd dan juga mempersatukan umat. Sementara itu, mengenai perizinan aksi, pihaknya telah memberitahukan pihak kepolisian. Pimpinan FPI, Rizieq Shihab juga direncanakan akan hadir melalui teleconference.
Namun, bili Rizieq tidak hadir langsung melainkan melalui video teleconference.
"Setiap kemungkinan ada, cuma kepastian kan kita belum bisa memastikan. Apakah beliau bisa hadir atau enggak kita belum bisa memberikan kepastian. Kalau beliau nggak hadir pasti teleconference," ujar Juru Bicara FPI, Slamet Ma'arif, saat dihubungi, Selasa (21/11).
Acara itu akan dimulai dengan Salat Subuh berjemaah lalu diisi dengan salawat nabi dari berbagai majelis taklim.
"Beliau (Rizieq) sudah sudah tahu acara itu," ujarnya.
Terpisah, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis, menambahkan untuk mengamankan kegiatan tersebut pihaknya siap melakukan pengamanan.
"Saya menyiapkan kurang lebih 25.000 pasukan dan itu terdiri dari anggota Brimob dan kesatuan Polda Metro Jaya. Juga kesatuan Korpsbrimob serta teman yang dari TNI dan juga beberapa kompi yang kita tarik dari Brimob nusantara seperti itu," jelas Idham.
Idham meminta seluruh komponen masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan kelancaran acara tersebut. Selain itu juga, Idham mengajak agar massa melakukan Salat subuh di dalam Masjid Istiqlal.
"Kita mengimbau komponen masyarakat yang akan melaksanakan milad ini untuk melaksanakannya di dalam masjid Istiqlal. Karena mereka rencananya akan melakukan Salat Subuh. Kami merencanakan kalau bisa mengajak rekan-rekan ini sudah lakukan saja di dalam Istiqlal supaya aman terkendali," katanya.
Baca juga:
Sandiaga pastikan pencabutan PMD untuk Dharma Jaya tak pengaruhi subsidi daging
Dirjen Otda Kemendagri duga TGUPP diisi tim pemenangan Anies-Sandi
Sumarsono sebut jika Anies tak benar bekerja ada Kemendagri yang akan evaluasi
Sumarsono kritik Anies, anggota TGUPP harus dirasionalisasi karena anggaran bengkak
Natal sampai Nyepi bisa dilaksanakan di Monas
Pengawasan APBD era Anies Sandi dan 'pemahaman nenek lu' ala Ahok
Ragam anggaran bernilai fantastis di RAPBD 2018 bikinan Anies-Sandi