LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Retas 600 situs, pendiri dan anggota Surabaya Blackhat ditangkap

Motif yang digunakan oleh tersangka adalah dengan meminta sejumlah uang melalui pembayaran akun PayPal dan Bitcoin.

2018-03-12 23:15:00
Hacker
Advertisement

Subdit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) berhasil menangkap pelaku tindak pidana cyber yang telah meretas 600 website di dalam dan luar negeri. Pelaku berinisial KPS dan NA. Mereka merupakan anggota Surabaya Blackhat (SBH).

"Iya benar telah ditangkap dua tersangka pelaku kejahatan cyber kemarin Minggu (11/03). Dua tersangka yang diamankan oleh pihak kepolisian mereka adalah KPS dan NA yang berafiliasi dalam suatu kelompok yang dinamakan SBH," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono kepada merdeka.com, Senin (12/3) malam.

Untuk KPS yang merupakan pendiri SBH beralamatkan di Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Sedangkan untuk NA yang merupakan anggota SBH beralamatkan di Gubeng Surabaya.

Advertisement

"Ada dua tersangka yang diamankan dari enam target tersangka," ujarnya.

Sedangkan, motif yang digunakan oleh tersangka adalah dengan meminta sejumlah uang melalui pembayaran akun PayPal dan Bitcoin. "Alasan mereka sebagai biaya jasa," ujarnya.

Dalam hal ini, polisi kumpulan barang bukti dua tersangka berupa HP, Laptop, dan modem. Atas tindak pidana yang dilakukan oleh dua tersangka tersebut, mereka terancam pasal berlapis.

Advertisement

"Pasal 30 Juncto 46 dan atau Pasal 29 Juncto 45B dan atau 32 Juncto Pasal 48 UU RI No.19 Tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 3, 4, dan 5 UU RI No 8 Tahun 2010 tentang Tndak Pidana Pencucian Uang," pungkasnya.

Baca juga:
Polisi buru empat pelaku peretas ribuan website
Kecerdasan buatan akan dimanfaatkan penjahat siber
Kasus order fiktif, Lazada: sistem keamanan berfungsi baik
Peneliti Jerman ini temukan cara untuk bajak grup WhatsApp
Hati-hati game online mulai disusupi hacker

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.