Usai Disetujui Jadi Panglima TNI, Yudo Margono Siapkan Pengganti Kasal
Yudo masih irit bicara sosok yang telah disiapkannya untuk disetor ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Yang pasti, ada lima figur bintang tiga dari jajaran TNI AL.
Komisi I DPR RI resmi menyetujui Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI menggantikan Jendral Andika Perkasa. Usai disetujui, dia angkat bicara soal calon Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) yang akan menggantikannya.
Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu perintah terkait siapa sosok yang bakal menggantikannya menjadi Kasal. Sebab, penunjukan Kasal merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Ya nanti menunggu perintah, nanti menunggu perintah dan kembali lagi kalau itu adalah hak prerogatif Presiden, nanti kalau saya diminta sarannya, tentunya kita sudah siapkan," katanya di Rumah Dinas, Jakarta, Jumat (2/12).
Kendati demikian, Yudo enggan mengungkapkan siapa sosok yang telah disiapkannya untuk disampaikan ke Presiden Jokowi. Yudo hanya menyebut, ada lima figur bintang tiga dari jajaran TNI AL.
"Ya nggak tahu, rahasia, yang jelas bintang tiga," terangnya.
Dia malah mempersilakan publik dan awak media memprediksi siapa sosok bintang tiga yang ada di tubuh TNI AL.
"Yah nanti sesuai dengan permintaannya, yang jelas AL bintang tiga. Itu (inisial) kan bisa dilihat itu yang Angkatan Laut yang bintang tiga," tutupnya.
DPR Setujui Yudo Jadi Panglima TNI
Komisi I DPR menyetujui Laksamana Yudo Margono menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa. Persetujuan itu didapatkan usai fit and proper test yang digelar Jumat (2/12).
"Memberikan persetujuan terhadap pengangkatan calon panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI," kata Ketua Komisi I Meutya Hafid, Jumat (2/12).
"Setuju," jawab anggota komisi I.
Dengan persetujuan tersebut, nama Yudo akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk mendapatkan persetujuan tingkat II.
Seluruh fraksi setuju lewat musyawarah bukan voting
"Seluruh sembilan fraksi satu suara tidak ada yang berbeda," ujar Meutya.
Hasil Rapat Paripurna Akan Diserahkan ke Presiden Jokowi untuk selanjutnya dilantik resmi menjadi panglima TNI.