Remaja Kalbar terpaksa menggelandang di Jakarta mencari sang ibu
Saat berada di Jakarta, Elyas justru menjadi korban kejahatan. Barang-barang bawaannya diambil orang saat dia tertidur.
Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara memutuskan menitipkan seorang remaja bernama Elyas (16) ke panti karena dianggap menggelandang di Jakarta. Namun, anak itu mengaku tujuannya datang ke ibu kota justru buat mencari ibunya.
Menurut Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Widia Rusiana, Elyas dibawa Satuan Polisi Pamong Praja menemukannya di daerah Kelurahan Tanjung Priok. Elyas mengaku datang ke Jakarta buat mencari ibunya karena sudah dua tahun tak berjumpa.
"Dia datang dari Kalimantan Barat. Dia ke Jakarta karena sudah dua tahun enggak ketemu ibunya, akhirnya ke Jakarta," tulis Widia melalui pesan singkat, Sabtu (6/1).
Sesampainya di Jakarta, menurut Widia, Elyas tidak juga menemukan sang ibu. Bahkan, karena tidak mempunyai kerabat, dia malah menggelandang.
"Elyas sampai di Jakarta tanggal 22 November 2017. Hingga sekarang belum bertemu ibunya," lanjut Widia.
Menurut Widia, saat berada di Jakarta, Elyas justru menjadi korban kejahatan. Barang-barang bawaannya diambil orang saat dia sedang tidur. Karena kejadian itu mempersulit upayanya mencari sang ibu.
"Akhirnya selama di Jakarta Elyas hidup menggelandang dengan tidur di masjid. Sedangkan makan sehari-hari mengharapkan belas kasih orang lain. Sebenarnya keinginan Elyas hanya ingin bertemu ibu kandungnya agar dapat melanjutkan sekolah," tambah Widia.
Sembari menunggu kabar dari orang tuanya, Elyas kini dititipkan di panti anak milik Dinas Sosial DKI Jakarta.
"Di sana dia akan mendapatkan kebutuhan dasar hingga pendidikan," tutup Widia.
Baca juga:
1.200 Ruang kelas di Bekasi belum dilengkapi meubeler
Perjuangan siswa SD di Pesisir Selatan seberangi sungai demi sekolah
Kakek renta di Tambora, ditelantarkan anak hingga tidur di atas selokan
Cerita miris Adi, pemuda Purwakarta putus sekolah karena lebih pilih main di warnet
Tragis, ilmuwan terkenal Lebanon ini jadi gelandangan di masa tua