Relawan Jaringan Kemandirian Nasional ajak warga Jatim pilih Gus Ipul-Puti
Tim relawan berjumlah 50 orang ini juga mengenalkan Gus Ipul yang sudah berpengalaman duduk di pemerintah bersama Soekarwo. Kemudian relawan mengenalkan figur Puti Guntur juga berpengalaman, pernah duduk di kursi legislatif sebagai anggota DPR RI Komisi X.
Relawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur yang dikenal dengan nama Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) turun lapangan untuk menangkan Gus Ipul-Puti. Relawan Jaman yang berisikan para perempuan sosialita, juga keluarga dan kerabat Puti ini turun ke Pasar Besar Kota Malang.
Mereka menyanyikan lagu jingle Gus Ipul -Puti, 'Kabeh sedulur kabeh makmur' sambil membagikan poster, stiker, kaos dan kalender kepada masyarakat yang saat itu berada di pasar.
"Setiap ketemu dengan masyarakat, kami dari tim relawan Jaman mengenalkan sosok Gus Ipul sebagai calon Gubernur Jawa Timur dan Mbak Puti calon Wakil Gubernur," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jaman Jawa Timur, Moelyadi, Selasa (10/4).
Tidak hanya itu, tim relawan berjumlah 50 orang ini juga mengenalkan Gus Ipul yang sudah berpengalaman duduk di pemerintah bersama Soekarwo.
Kemudian relawan mengenalkan figur Puti Guntur juga berpengalaman, pernah duduk di kursi legislatif sebagai anggota DPR RI Komisi X, daerah pemilihan wilayah Jawa Barat.
"Kita juga mengenalkan komitmen program kerja. Jika nanti Gus Ipul terpilih sebagai Gubernur dan Mbak Puti menjadi wakilnya, akan siap menjalankan programnya," ujar dia.
Rencananya tim pemenangan Gus Ipul - Puti dari relawan Jaman ini, besok masih terus berkeliling di sejumlah daerah. Seperti Surabaya, dan Sidoarjo, dengan sasaran mencari tempat keramaian, mulai pasar hingga alun-alun.
Program unggulan kerja itu sendiri seperti pendidikan gratis di tingkat SMA/ SMK Negeri di Jawa Timur. Memberikan beasiswa bagi penghafal alquran, beasiswa untuk masyarakat miskin, kesejahteraan guru madin.
Pemberdayaan perempuan untuk menumbuhkan perekonomian, di sektor UMKM. Terutama wanita yang menjadi tulang punggung keluarga akan mendapatkan modal, membuka usaha.
Menciptakan 1000 desa wisata, memfasilitasi kelompok sadar wisata (pokdarwis) dengan pelatihan manajerial, digital marketing, dan akses modal usaha. Memberikan anggaran tambahan Rp 1 triliun per tahun yang dibagi secara proporsional untuk 4 kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.
Fokus pemanfaatan akselerasi pembangunan infrastruktur, investasi bidang ekonomi dan peningkatan aksesibilitas pada layanan pendidikan dan kesehatan, menuntaskan pembangunan jalan Lintas Pantai Selatan plus pembangunan pusat ekonomi yang difokuskan pada bidang pariwisata dan daerah penyangga ekonomi agro.
Melengkapi Program Keluarga Harapan (PKH) yang dikembangkan Presiden Jokowi. Seperti pemberian modal usaha untuk perempuan miskin melalui Jalin matra Plus, pemenuhan gizi untuk masyarakat miskin, dan Kartu Jatim Sehat bagi keluarga yang belum terlindungi jaminan kesehatan nasional.
Memperluas jaringan internet dan literasi digital di masyarakat, dan meningkatkan partisipasi publik untuk pengawasan tata kelola pemerintahan bersih dan transparan berbasis digital.
Menyiapkan program penciptaan 1.000 bisnis rintisan (startup) unggulan, untuk menyasar di sektor ekonomi kreatif guna mengatasi problem di dunia industri dan pertanian termekanisasi.
Serta penguatan sdm sektor kreatif, gus ipul-puti menyiapkan program beasiswa di mana anak-anak muda jatim bakal dikirimkan ke pusat perfilman dunia, permusikan, teknologi informasi, seni pertunjukan dan lainnya.
(mdk/hhw)