Relawan di Sumut Sarankan Jokowi Tiadakan Upacara 17 Agustus
Relawan Mutiara Jokowi menyarankan agar upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76 pada 17 Agustus mendatang dibatalkan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.
Relawan Mutiara Jokowi menyarankan agar upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76 pada 17 Agustus mendatang dibatalkan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.
Ketua DPD Relawan Mutiara Jokowi, Sumatera Utara (Sumut), Samsul Fikri Pohan mengatakan, apabila upacara 17 Agustus itu tetap dilaksanakan maka bisa dipastikan pemerintah tidak konsisten dengan aturan yang berlaku selama masa pandemi Covid-19. Upacara puncak perayaan HUT RI itu dinilai berpotensi menciptakan kerumunan.
"Saat ini di tengah PPKM masyarakat dilarang untuk membuat pesta," kata Samsul di Medan, Sabtu (14/8).
Menurut Samsul, saran untuk meniadakan upacara HUT RI ke-76 mengacu pada perayaan Tahun Baru Islam yang jatuh pada 10 Agustus. Saat itu pemerintah memutuskan hari libur pada perayaan Tahun Baru Islam diundur satu hari demi menghindari penyebaran Covid-19, pemerintah memutuskan hari libur pada perayaan itu diundur satu hari.
Mereka juga mengingatkan Presiden Jokowi untuk tidak tumpang tindih dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia.
"Kami berharap Pak Jokowi harus melihat ke bawah, tidak hanya sekadar menerima laporan. Itu pun laporan samping," ucap Samsul.
Masih kata Samsul, apabila permintaan mereka tersebut tak dipenuhi, relawan Mutiara Jokowi khususnya dari barisan Sumut akan melakukan konsolidasi pada Rapat Koodinasi Nasional (Rakornas) dalam waktu dekat.
"Kalau Pak Jokowi tak mengabulkan permintaan ini maka kami akan mencabut mandat dukungan," ujarnya.
(mdk/cob)