LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rektor se-Indonesia akan gelar aksi cegah radikalisme tumbuh di kampus

Rektor se-Indonesia akan gelar aksi cegah radikalisme tumbuh di kampus. Aksi Kebangsaan bertujuan menangkal tumbuhnya paham radikalisme di seluruh universitas di tanah air. Aksi ini juga bertujuan untuk menguatkan Pancasila sebagai ideologi negara.

2017-08-25 12:36:37
Radikalisme
Advertisement

Rektor seluruh Indonesia akan menggelar Aksi Kebangsaan. Deklarasi Aksi ini akan digelar di Pulau Bali akhir September 2017. Aksi Kebangsaan bertujuan menangkal tumbuhnya paham radikalisme di seluruh universitas di tanah air.

"Bentuk kebangsaan itu adalah nanti harus dituangkan dalam pembelajarannya semua dan perilaku. Bahkan masalah kaitan radikalisme, bagaimana kampus terhindar dari paham-paham radikalisme. Ini harus kita jaga semua," kata Menristek Dikti M Nasir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/8).

Selain menangkal paham radikalisme, aksi ini juga bertujuan untuk menguatkan Pancasila sebagai ideologi negara. Para rektor akan terlibat dalam penguatan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. "Ini yang harus kita eratkan dari Aceh sampai Papua," katanya.

Advertisement

Aksi Kebangsaan ini akan mengundang sekitar 2.000 rektor. Nasir berharap jumlah itu dapat bertambah karena Perguruan Tinggi di tanah air berjumlah sekitar 4.529.

Nasir menjelaskan pihaknya akan pula menjalin kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Badan Intelijen Negara (BIN). Lewat kerja sama ini diharapkan universitas memang sesuai dengan tujuannya untuk mencerdaskan anak bangsa bukan malah disusupi dengan paham radikalisme dan terorisme.

Para rektor akan menerapkan satu kegiatan untuk mengimplementasikan ideologi negara Pancasila. Sehingga, mahasiswa dalam kehidupan sehari-harinya tak hanya memikirkan kepentingan pribadi.

Advertisement

"Bagaimana kelompok mahasiswa untuk kepentingan nasional, bagaimana untuk kepentingan kampus," ujarnya.

Perwakilan rektor dari universitas se-Indonesia menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/8) membahas Aksi Kebangsaan ini.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.