Rekomendasi PDIP turun tanggal 19 September, Risma jawab last minute
Rekom PDIP turun tanggal 19 September, Risma jawab last minute. Lembaga survei Poltracking Indonesia menyebut elektabilitas Risma mampu mengalahkan calon petahana (Ahok), ditanggapi 'cuek' oleh kader PDIP itu.
Isu Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya, Jawa Timur maju di Pilgub DKI Jakarta melawan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, makin santer jelang pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI.
Informasinya, rekomendasi partai besutan Megawati Soekarnoputri itu, akan turun pada 19 September nanti. Bahkan kabarnya pula, wali kota perempuan ini akan dijemput para relawannya dari Jakarta menggunakan Kereta Api.
"Ya aku gak minta dijemput. Emangnya aku di sini gak ada kerjaan apa, minta dijemput. Saya katakan selamat datang di Surabaya, mudah-mudahan kerasan," kata Risma sambil bercanda di balai kota, Jumat (16/9).
Lembaga survei Poltracking Indonesia yang menyebut elektabilitas Risma mampu mengalahkan calon petahana (Ahok), ditanggapi 'cuek' oleh kader PDIP itu.
"Emange menang-menangan. Yang selalu saya sampaikan itu bukan menang-menangan. Karena jabatan itu bukan diminta. Saya juga ndak pernah minta survei-survei. Wong jadi wali kota saja, itu aku ndak pernah bikin survei," katanya cuek.
Soal intensitas komunikasi Risma dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, juga dibantah alumnus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya ini terkait Pilgub DKI Jakarta.
"Wong aku waktu ketemu enggak ngomong-ngomong soal itu (Pilgub DKI). Waktu ketemu aku diajari banyak hal, salah satunya terkait bagaimana menyelesaikan masalah," dalihnya.
Kembali dicecar pertanyaan soal rekomendasi tanggal 19 September, kembali Risma menjawabnya secara diplomatis. Bahkan tampak tertawa geli. "Aku ndak tahu, kok tanyanya ke aku, ya tanyakan ke Bu Mega," katanya sembari tertawa.
Soal bersedia atau tidak seandainya rekom itu turun? "Loh bersedia atau tidak itu tergantung aku. Nanti aku jawabnya last minute. Jadi nggak sekarang jawabnya. Nanti aku jawabnya last minute," tandasnya.
Baca juga:
Perjodohan Risma-Sandiaga kian menguat jelang pendaftaran di KPU
Poltracking: Ahok dan Risma sama-sama disukai warga Jakarta
Elektabilitasnya ditandingi Risma, ini komentar Ahok
Poltracking: Risma-Sandi atau Risma-Anies bisa kalahkan Ahok-Djarot
NasDem soal wacana Risma-Sandiaga: Kayak pasang bel di leher kucing
Aksi massa gelar dukungan untuk Risma jadi Cagub DKI