Refreshing jelang Asian Games, Menpora ajak atlet nobar film Mission Impossible
“Biar semangat lagi, setiap kita ini pasti butuh suasana yang bisa menyegarkan semangat kita,” harapnya.
Menpora Imam Nahrawi mengajak para atlet-atlet Jujitsu, Voli dan Trampolin yang akan bertanding di Asian Gamen nonton bareng (nobar) film Mission Impossible Fallout di CGV Pasific Place, Jakarta, Rabu (1/8). Menurut Imam, para pahlawan olahraga ini harus refreshing agar muncul semangat baru di hari-hari esok jelang Asiang Games.
“Kita ingin ngajak atlet, pelatih, asisten pelatih yang kesehariannya bergelut dengan latihan-latihan, tanding. Ini untuk sedikit jeda lah, melakukan refreshing walau beberapa jam,” kata Menpora usau nobar.
Dalam kesempatan ini, Menpora juga berbicang-bincang dengan para atlet dan pelatih mendengarkan apa-apa yang menjadi harapan mereka. Menpora juga memotivasi para atlet agar dapat meraih hasil yang maksimal di Asian Games yang tinggal menghitung hari.
“Biar semangat lagi, setiap kita ini pasti butuh suasana yang bisa menyegarkan semangat kita,” harapnya.
Menpora juga mengaku senang saat mengetahui salah atlet Jujitsu Ilma Yeni Megawati yang meraih medali emas di ajang kejuaraan Abu Dhabi Grand Slam Jujitsu World Tour di Tokyo, Minggu (29/7) lalu.
“Yang impossible jadi possible, buktinya jadi juara,” katanya kepada Yeni.
Yeni mengatakan pencapaiannya di kejuaraan tersebut harus menjadi motivasi baginya untuk dapat memberikan hasil yang terbaik di Asian Games nanti. Sejauh ini persiapannya menjelang pertandingan adalah mengevaluasi hasil latihan dari pelatih, dan yang paling menjadi senjata bagi dia adalah membangun mental yang kuat.
“Di dunia saja bisa, insya Allah di Asia bisa mempersembahkan yang terbaik,” ungkap perempuan berhijab itu.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Federasi Olahraga Jujitsu Indonesia (FOJI) Dedy Trihajanto berharap dengan prestasi yang diraih oleh Yeni di kejuaraan Tokyo dapat memberikan satu medali emas di Asian Games.
“Dengan pengalaman itu bukan berarti kami harus berbesar hati tapi tetap meyakinkan bahwa ini ujian, karena jangan sampai terlalu bangga dan meremehkan, harus yakin bahwa besok (Asian Games) harus lebih baik lagi,” paparnya.
Menurutnya, persiapan cabor Jujitsu untuk Asian Games sudah mengerucut dan sisa tinggal satu minggu lagi untuk latihan yang lebih keras. Selain itu, pihaknya juga memberikan program pelatihan mental, agar atlet-atlet merasa yakin dan tidak gentar saat melawan negara yang belum pernah bertemu.
(mdk/paw)