LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Reaktif, 4 Peserta SKB CPNS di Semarang Tetap Bisa Lanjutkan Seleksi

Abdul menyebut meski diketahui peserta ada yang reaktif, panitia seleksi kemampuan bidang CPNS tetap dilanjutkan. Meski dengan ketentuan protokol kesehatan ketat, peserta tidak diperbolehkan berkerumun.

2020-09-19 02:01:00
CPNS
Advertisement

Empat peserta seleksi kemampuan bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang hasil rapid test-nya reaktif boleh mengikuti tes di ruang terpisah yang digelar di Universitas Dian Nuswantoro, Semarang. Empat peserta tersebut berasal dari kabupaten Wonosobo, Dinkes terus pantau kondisi kesehatan peserta.

"Benar ada empat peserta reaktif bergejala, upaya kita melakukan pengawasan ketat. Tidak menggugurkan hak-nya, tapi pelaksanaan ditempatkan di ruang terpisah yang ada sirkulasi udara," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, Jumat (18/9).

Dia menyebut meski diketahui peserta ada yang reaktif, panitia seleksi kemampuan bidang CPNS tetap dilanjutkan. Meski dengan ketentuan protokol kesehatan ketat, peserta tidak diperbolehkan berkerumun.

Advertisement

"Kita ketat sekali, pengantar peserta SKD tidak boleh masuk wilayah tes. Peserta juga diminta usai selesai mengerjakan tes langsung pulang," ungkapnya.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan penelusuran kepada keluarga peserta yang reaktif. Peserta yang diketahui reaktif, tidak diminta langsung pulang dan segera karantina mandiri di rumah.

"Kami koordinasi dengan dinas terkait untuk meminta keterangan kepada keluarganya. Kami minta yang reaktif langsung pulang dan karantina mandiri," terang Abdul.

Advertisement

Sementara itu, Ketua Panitia Tes SKB CPNS dari Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Mohamad Sidiq mengaku, tidak ada masalah peserta CPNS reaktif mengikuti tes SKB. Selama mereka menaati protokol Covid-19, seperti menggunakan masker, jaga jarak hingga hindari kerumunan.

"Tidak masalah, kan hasil reaktif dan suhu tubuh di atas 37, 7 derajat tetap bisa ikut meski tempat tes dipisahkan. Hasil rapid test reaktif belum tentu positif covid-19," katanya.

Dia menjelaskan sistem tes SKB CPNS di wilayahnya berjalan lancar dengan tidak lupa terapkan standar protokol kesehatan. Setiap pergantian sesi tes semua ruangan rutin disemprot disinfektan. Pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD untuk memastikan keamanan protokol kesehatan.

"Kita harus hati-hati. Makanya, kita terapkan protokol covid-19 dengan ketat. Peserta dipantau kesehatan oleh tim satgas," ungkapnya.

Selama sepekan terakhir, pihaknya menemukan banyak peserta dari Tegal yang hamil, habis jalani operasi tetap mengikuti tes SKB CPNS. "Mereka kami tempatkan lokasi mudah di lantai dasar agar tidak kesulitan," tutupnya.

Seperti diketahui, para peserta tes SKB CPNS formasi tahun 2019 di laksanakan di Udinus sejak 12-18 September 2020. Adapun rinciannya terdiri dari 471 orang dari Kota Pekalongan, 527 dari Kabupaten Batang, 434 Kota Tegal, 246 peserta dari Kabupaten Brebes, 1245 peserta dari Kabupaten Tegal, 589 dari Kabupaten Wonosobo dan 433 peserta dari Kota Semarang.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.