LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Razia indekos di Solo, polisi temukan pipet dan kondom

Razia indekos di Solo, polisi temukan pipet dan kondom. Tim Satnarkoba langsung menggerebek sebuah kos eksklusif di kawasan Kelurahan Kerten, Laweyan. Saat digerebek, penghuni kos sedang berada di kamar. Petugas pun segera memeriksa penghuni kos tersebut.

2018-03-30 00:05:00
Razia Penyakit Masyarakat
Advertisement

Satuan Narkoba Polresta Surakarta menyisir sejumlah indekos di Kota Bengawan, Kamis (29/3) siang. Penyisiran dilakukan untuk mencari para pengguna atau pengedar obat-obatan terlarang di rumah kos.

Tim Satnarkoba langsung menggerebek sebuah kos eksklusif di kawasan Kelurahan Kerten, Laweyan. Saat digerebek, penghuni kos sedang berada di kamar. Petugas pun segera memeriksa penghuni kos tersebut.

Mereka juga menggeledah seisi kamar. Di antaranya lemari, rak sepatu, belakang televisi, kamar tidur hingga saku pakaian yang sedang digantung di gantungan baju.

Advertisement

Penghuni kamar bernama Kaneesha (25), merupakan warga Salatiga. Tak hanya digeledah, Kaneesha juga harus menjalani tes urin di tempat, namun hasilnya negatif narkotika.

Di kamar Kaneesha, petugas menemukan alat kontrasepsi dan pipet. Namun membantah pipet tersebut miliknya. Kaneesha mengatakan, pipet tersebut milik temannya yang tinggal di Surabaya.

"Ini giat kami lakukan agar tempat kos-kosan di Solo tak digunakan sebagai tempat penyalahgunaan dan peredaran narkoba," ujar Kasat Narkoba Polresta Solo, Kompol Edy Sulistiyanto.

Advertisement

Sebelum melakukan razia, kata Edy, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak penjaga dan pemilik kos.

"Yang janggal hanya penemuan pipet di kamar kos Kaneesha. Tetapi yang bersangkutan usai dites urin negatif narkotika," ujar dia.

Menurut penjaga kos, Titis (24), tempat tersebut memiliki 32 kamar. 27 di antaranya terisi. Di tempat tersebut pemilik membolehkan perempuan, laki-laki ataupun pasangan suami istri untuk menyewa kamar.

"Semua boleh, laki-laki, perempuan, dan juga pasutri bebas kos di sini. Harganya dari Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta per bulan," pungkas dia.

Baca juga:
Polisi razia di hotel, anggota Satpol PP Riau kedapatan simpan sabu di celana dalam
Delapan ABG di Mojokerto terjaring razia satpol PP di tempat karaoke
Dirazia polisi, pasangan mesum parkir motor dalam kamar hotel
Hindari razia, sepasang kekasih kabur lewat jendela wisma
Kosan dirazia Satpol PP, 16 wanita tak punya KTP kocar-kacir, 2 sembunyi di lemari
Mengaku adik kakak, pria wanita menginap di hotel ketahuan bawa kondom
Pesta arak dan tuak di pinggir jalan, puluhan remaja di Denpasar ditertibkan

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.