Rayakan kemerdekaan RI, remaja Bantul lomba tangkap bebek di sungai
Tidak hanya menangkap bebek, peserta juga membersihkan sungai dari sampah.
Panas matahari menyengat saat sejumlah anak muda Dusun Ngajaran, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, asik mengejar bebek di Sungai Panggang. Mereka tak peduli keruhnya air sungai. Tidak hanya mengejar bebek, mereka juga membersihkan sungai dari sampah.
Lomba menangkap bebek ini merupakan cara mereka memeriahkan HUT ke-71 Republik Indonesia. Salah satu panitia, Wagimin (51) mengatakan, kurang lebih ada 30 anak muda yang terjun ke sungai. Mereka saling berebut menangkap bebek. Hanya ada empat ekor bebek di sungai selebar 10 meter itu.
"Lomba ini sudah rutin diadakan pada tiap 17 Agustus sekaligus membersihkan sungai dari sampah," ujar Wagimin, Rabu (17/8).
Peserta hanya boleh menangkap satu ekor bebek. Juara lomba ini akan diberikan hadiah berupa bebek yang berhasil ditangkap. Riza Asrian (23) harus berjibaku sebelum akhirnya berhasil menangkap bebek.
"Susahnya itu saat bebek hendak ditangkap, bebeknya bisa menyelam masuk ke air. Sedangkan airnya keruh jadi nggak terlihat mata. Makanya butuh kecepatan berenang," ujar Riza Asrian.
Kesulitan lainnya, peserta tidak dibagi kelompok. Masing-masing peserta harus berebut satu sama lain.
"Aturan mainnya sendiri-sendiri, jadi tadi ada bebek empat ekor siapa cepat dia dapat padahal dengan jumlah peserta 30 orang," ujarnya.
Hadiah bebek yang didapatnya rencananya akan dibakar untuk makan bersama teman-temannya. "Rencana mau tak bakar sama teman-teman saja," imbuhnya.
(mdk/noe)