LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ratusan Warga Garut Berobat Gratis di Rail Clinik

Artila sendiri kemudian dipanggil untuk diperiksa setelah selama beberapa saat antri. Ia kemudian diperiksa dokter di dalam kereta yang dilengkapi dengan berbagai alat pemeriksaan kedokteran yang cukup lengkap itu, mulai dari laboratorium, EKG, KIA, gigi, farmasi, hingga alat pemeriksaan mata.

2019-11-27 00:06:00
Kesehatan
Advertisement

Sambil menggendong anaknya, Artila (26) warga Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Selasa (26/11) mendatangi Stasiun Wanaraja. Disana ia antri di pinggir kereta bersama ratusan warga dan pelajar sekolah dasar yang ingin segera masuk ke dalam kereta.

Kedatangan Artila berbeda tujuannya dengan ratusan pelajar. Artila mengaku hendak berobat, sedangkan para pelajar ingin membaca buku-buku yang ada di dalam kereta.

"Saya memang sedang agak sakit sudah beberapa hari ini dan saya dapat kabar kalau ada pengobatan gratis di klinik kereta hari ini yang disiapkan oleh PT KAI. Selain itu juga anak saya mau naik kereta," ujarnya saat ditemui di Stasiun Wanaraja, Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Advertisement

Artila sendiri kemudian dipanggil untuk diperiksa setelah selama beberapa saat antri. Ia kemudian diperiksa dokter di dalam kereta yang dilengkapi dengan berbagai alat pemeriksaan kedokteran yang cukup lengkap itu, mulai dari laboratorium, EKG, KIA, gigi, farmasi, hingga alat pemeriksaan mata.

Usai mengambil obat di bagian farmasi, Artila menyebut bahwa dirinya oleh dokter disebut mengalami kelelahan karena aktivitasnya sebagai guru.

"Tadi jadinya diberi obat juga. Alhamdulillah semuanya gratis. Anak saya juga senang bisa ada di dalam kereta," katanya.

Advertisement

Bagikan Kacamata dan Periksa Gigi Pelajar SD

Executive Vice President PT KAI Daop 2 Bandung, Fredi Firmansyah menyebut bahwa kegiatan yang dilakukan PT KAI di Stasian Wanaraja merupakan bentuk kepedulian PT KAI untuk menyehatkan warga sekitar.

"Kita hari ini memang membagikan kacamata gratis kepada puluhan pelajar dan ada 50 sekolah dasar yang siswanya dicek gigi ditambah ratusan warga yang dicek kesehatannya," ungkapnya.

Ia menyebut bahwa seluruh kegiatan tersebut dilakukan di rail clinik milik PT KAI yang dilengkapi dengan dari laboratorium, EKG, KIA, gigi, farmasi, hingga alat pemeriksaan mata itu. Fredi juga menyebut bahwa pihaknya menyiapkan obat gratis bagi mereka yang dicek kesehatannya.

Fredi mengatakan bahwa Stasiun Wanaraja merupakan salah satu lokasi yang direaktivasi. Meski saat ini belum aktif, ia berharap bahwa ada sumbangsih PT KAI kepada warga di sekitar stasiun.

"Supaya nanti memberikan pelayanan kesehatan gratis agar masyarakat lebih sehat," ucapnya.

Jalur Cibatu-Garut Sudah 85 Persen

Fredi mengungkapkan bahwa saat ini sendiri perkembangan reaktivasi jalur kereta Api Cibatu-Garut saat ini sudah 85 persen. Ia menyebut bahwa diperkirakan pada awal Januari 2020 jalur tersebut sudah bisa dijalankan.

"Untuk tarif belum ditentukan, tapi akan kita jalankan kereta api ekonomi atau bisa ditambah juga eksekutif. Kita akan pertimbangkan kebutuhan masyarakat untuk jalurnya karena untuk itu kan harus ada izin dari Kemenhub," katanya.

Selain itu juga, Fredi menyebut bahwa pihaknya akan membangun Stasiun Garut dan Cibatu lebih lux. Namun untuk mewujudkannya dibutuhkan waktu yang cukup lama.

"Untuk nanti akan dioptimalkan stasiun yang ada saat awal Februari mulai jalan. Kalau nanti akan jadi keren banget, jadi ikon Garut dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Garut," tutupnya.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.