LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ratusan Warga di Lebak Mengungsi Akibat Banjir Luapan Sungai Cimoyan

Ratusan warga sejumlah desa di Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengungsi akibat banjir di daerah itu setelah air Sungai Cimoyan meluap.

2020-12-03 13:51:49
Banjir Bandang Lebak
Advertisement

Ratusan warga sejumlah desa di Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengungsi akibat banjir di daerah itu setelah air Sungai Cimoyan meluap.

"Kami belum bisa memastikan jumlah pengungsi, karena masih melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir," kata Kepala Seksi Penanganan dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Sumardi di Lebak dilansir Antara, Kamis (3/12).

Para pengungsi itu menempati rumah kerabat maupun saudara yang tidak terdampak banjir sambil menunggu air surut. Warga yang mengungsi itu terdiri dari anak-anak hingga usia lanjut dan terpenuhi kebutuhan makanan.

Advertisement

BPBD Banten bersama TNI, Polri, relawan, aparat kecamatan dan desa fokus melakukan evakuasi dan penyelamatan korban yang terjebak banjir. Petugas melakukan penyisiran di pemukiman padat warga agar tidak terbawa arus air banjir dengan menggunakan perahu karet serta pakaian pelampung.

Namun, sejauh ini BPBD Banten belum menerima laporan korban jiwa akibat banjir di Kabupaten Lebak.

"Kami belum membuka dapur umum dan posko pengungsian, karena kosentrasi pada penyelamatan itu," katanya.

Advertisement

Menurut dia, banjir yang melanda pemukiman Desa Cikeusik, Ciruji dan Lebak Keusik, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, terjadi sejak Rabu malam hingga Kamis siang ini belum surut.

Ketinggian air antara 40 centimeter hingga 1,5 meter setelah meluapnya Sungai Cimoyan menyusul curah hujan dengan intensitas sedang dan ringan yang berlangsung cukup lama hingga lebih dari 12 jam.

Saat ini, kata dia, BPBD Banten mengutamakan penyelamatan masyarakat terdampak agar bisa tertangani dengan baik.

"Kami bekerja keras dengan melibatkan instansi terkait untuk membantu warga Kabupaten Lebak yang dilanda banjir," katanya.

Sementara itu, Yadi, seorang warga Desa Keusik Kabupaten Lebak mengaku dirinya bersama anggota keluarga sejak malam hingga kini belum kembali ke rumah karena banjir belum surut.

Beruntung, kata dia, dia mendapatkan bantuan makanan dari pemerintah kecamatan setempat. "Kami tinggal di sini hanya pakaian yang melekat di badan, karena banjir pada dini hari begitu deras air sungai, sehingga tidak bisa menyelamatkan lumbung pangan, uang simpanan dan surat-surat berharga, " katanya.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.