Ratusan Rumah Warga di Tebing Tinggi Sumut Terendam Banjir
Sedikitnya 991 rumah warga di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara, terendam banjir dengan ketinggian air 30 sentimeter hingga 1 meter. Banjir terjadi usai hujan mengguyur Kota Tebing Tinggi yang menyebabkan Sungai Padang meluap, Jumat (26/11) dini hari.
Sedikitnya 991 rumah warga di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara, terendam banjir dengan ketinggian air 30 sentimeter hingga 1 meter. Banjir terjadi usai hujan mengguyur Kota Tebing Tinggi yang menyebabkan Sungai Padang meluap, Jumat (26/11) dini hari.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tebing Tinggi, Wahit Sitorus, mengatakan ada lima kecamatan yang terendam banjir yakni Padang Hulu, Rambutan, Bajenis, Tebing Tinggi Kota, dan Padang Hilir.
"Dengan total korban banjir berjumlah 1.063 kepala keluarga dan 991 rumah terendam banjir," kata Wahit.
Banjir itu disebabkan karena Sungai Padang tidak mampu menampung jumlah debit air yang tinggi. Hal tersebut membuat air sungai meluap ke permukiman.
"Hujan di hulu Kabupaten Simalungun, sehingga Sungai Padang tidak bisa menampung karena debit air yang tinggi," ungkapnya.
Berdasarkan data dari BPBD Tebing Tinggi wilayah yang paling parah terdampak banjir adalah Kelurahan Bandar Utama di Kecamatan Tebing Tinggi Kota. Tinggi air di wilayah itu mencapai 1 meter. Saat ini BPBD Tebing Tinggi dan pemerintah setempat telah mendirikan posko pengungsian serta dapur darurat di sejumlah titik.
Baca juga:
Ratusan Rumah di Pedalaman Barito Utara Terendam Banjir
Banjir di Tegal, 12.518 Jiwa dan 1.564 Rumah Terdampak
Medan Banjir Hampir di Setiap Sudut Kota, Gubernur Sumut Ungkap Penyebabnya
2.552 Bencana Alam Landa Indonesia pada 2021, 584 Orang Meninggal
Mobil Terseret Banjir di Barito Selatan, Pasutri Meninggal Dunia
Pembangunan Polder Pengendali Banjir