LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ramai-ramai isu pergantian Kapolri, ini kata Menko Polhukam

Sejumlah nama sudah mengemuka ke permukaan. LSM dan pengamat punya jago masing-masing.

2015-01-09 13:59:11
Calon Kapolri
Advertisement

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhie Purdijatno mengatakan belum ada perintah Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pergantian Kapolri Jenderal Polisi Sutarman. Namun demikian, Tedjo tetap akan menyiapkan calon-calonnya jika seandainya Presiden meminta percepatan.

"Saya tidak melihat adanya indikasi percepatan (pergantian Kapolri) itu ya. Saya hanya kita menyiapkan (calonnya) seandainya Presiden meminta. Kapannya terserah Presiden," ujar Tedjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/1).

Tedjo mengatakan jika Presiden Jokowi maunya pergantian sekarang, dia akan siap lakukan. Meskipun masa tugas Sutarman masih bulan Oktober.

"Kalau beliau minta pertimbangan dari kita, kita berikan seperti itu. Itulah mekanisme atau etika dalam memberikan calon-calon," ujarnya.

Tedjo mengatakan hasil pertemuannya dengan Kompolnas membicarakan rencana kerja ke depan. Apa saja yang perlu diperbaiki atau dilanjutkan.

"Kemudian juga perbaikan-perbaikan kinerja saja, apa yang harus dikerjakan ke depan supaya antara kompolnas dan polri bisa lebih baik," ujar Tedjo.

Soal pembahasan Calon Kapolri dengan Kompolnas, Tedjo mengatakan tidak bisa memaksakan jika belum ada permintaan dari Presiden Jokowi.

"Saya sampaikan kita menyiapkan kalau diminta oleh presiden. Kalau tidak diminta, kita tidak boleh mem-fait accompli ini masukan dari saya ini, nggak bisa. Kalau diminta baru menyiapkan," ujarnya.

Sebelumnya, Sutarman sendiri menyerahkan sepenuhnya kepada hak dan kewenangan Presiden Jokowi jika sewaktu-waktu diganti. Yang saat ini dilakukannya hanyalah bekerja sebaik-baiknya dan menyelesaikan tugas Kapolri yang belum selesai.

"Mau diapapun itu adalah kewenangan bapak Presiden. Oleh karenanya saya kira semuanya menghormati hak dan kewenangan bapak presiden. Masih banyak pekerjaan lain yang harus kita selesaikan, jadi kita selesaikan dulu semuanya," ujar Sutarman di tempat yang sama.

Baca juga:
Kapolri: Pengganti saya harus jenderal bintang 3, angkatan bebas
'Ada 2 orang bintang tiga layak jadi Kapolri'
Sutarman ogah urusi kasak kusuk bursa calon kapolri penggantinya
'Menko Tedjo tak tepat bela Komjen Budi soal rekening gendut'
Kapolri: Saya sebentar lagi pensiun, harus siapkan regenerasi
Menko Polhukam: Buktikanlah Budi Gunawan punya rekening gendut

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.