Ramadan, cewek berbaju seksi kerap joget sambil mabuk di Serang
Tidak kenal di bulan suci, aktivitas tersebut tetap berjalan dan semakin menjadi.
Alun-alun Kota Serang setiap malam hari terlihat menjadi pusat prostitusi dan tempat kaula muda mabuk-mabukan. Tidak kenal di bulan suci, aktivitas tersebut tetap berjalan dan semakin menjadi.
Tidak jarang aparat melakukan pembubaran dan razia, namun selalu saja bocor dan aktivitas dugem jalanan di Kota yang bermoto Kota Madani tersebut tetap berlangsung. Wanita-wanita dengan berpakaian seksi berjoget diiringi musik house dengan aroma minuman keras yang sangat menyengat menjadi pemandangan dugem jalanan berkedok kafe shisha.
Menanggapi kondisi tersebut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, M Ali Soero, mendesak agar Pemkot Serang dan pihak kepolisian segera menindak tegas. "Ini sudah tidak bisa ditolerir lagi, harus ditertibkan. Pemkot, Satpol PP, pihak kepolisian harus bekerja sama. Jika ada oknum aparat jadi beking kafe, harus di tindak. Rawan keributan, transaksi, seksual dan narkoba. Malam minggu menjadi puncak keramaian, enggak peduli di bulan suci," ujar Ali.
Ali mengatakan, dirinya telah melihat langsung kondisi tersebut dan sudah sangat mengkhawatirkan bila pemerintah tidak segera menindak tegas akan ada gerakan dari ormas yang akan melakukan penertiban. "Saya khawatir nanti ada gesekan, bisa nanti ormas Islam turun menertibkan, karena tidak percaya lagi terhadap aparat," kata Ali.
Ali menyayangkan kondisi tersebut terjadi di Kota Serang yang notabene merupakan kota santri yang bermoto Serang Madani. "Banten iman dan takwa, kota Serang madani, kabupaten Serang bertakwa," kata dia.
Baca juga:
Ramadan, Kodim Pamekasan getol patroli di wilayah rawan mesum
Operasi saat Ramadan, PSK di Serang bakal diarak jika tertangkap
Di bulan Ramadan masih banyak PSK hingga waria masih buka lapak
Demi mudik, PSK di Jembrana banting harga Rp 150 jadi Rp 50 ribu
Bulan Ramadan, PSK di kota Serang tetap buka lapak seperti biasa