LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rais Aam NU dukung Ma'ruf Amin: Kader terbaik NU yang diminta negara

Adapun kader NU yang dimaksud tiga orang yang pernah berlaga pada pemilihan langsung untuk pertama kali pada 2004. Mereka adalah Salahuddin Wahid, Hasyim Muzadi yang maju sebagai cawapres masing-masing Wiranto dan Megawati Soekarnoputri. Serta Hamzah Haz yang menjadi capres didampingi Agum Gumelar.

2018-10-03 17:31:49
Ketua MUI Maruf Amin
Advertisement

Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU), Miftachul Akhyar, mengatakan, pendahulunya, Ma'ruf Amin merupakan satu-satunya kader NU yang diminta langsung oleh negara untuk maju sebagai pemimpin struktural. Berbeda dengan kader NU sebelumnya yang ikut pemilihan melalui proses politik.

"Baru kali inilah kader terbaik NU diminta oleh negara baru kali ini. Sebelumnya harus melalui partai, melalui berbagai cara, kalau ini diminta," kata Miftachul saat doa bersama untuk Sulteng yang juga dihadiri Ma'ruf Amin, di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (10/9).

Adapun kader NU yang dimaksud tiga orang yang pernah berlaga pada pemilihan langsung untuk pertama kali pada 2004. Mereka adalah Salahuddin Wahid, Hasyim Muzadi yang maju sebagai cawapres masing-masing Wiranto dan Megawati Soekarnoputri. Serta Hamzah Haz yang menjadi capres didampingi Agum Gumelar.

Advertisement

Sementara itu, tokoh NU yang pernah mengisi jabatan politik tertinggi adalah Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menjadi presiden, dan Hamzah Haz sebagai pendamping Megawati. Namun, keduanya dipilih melalui sidang istimewa MPR.

Miftachul menambahkan, bangsa ini belum dikatakan prima ketika kader religiusnya belum ditampilkan. Karena itu dia berharap Ma'ruf terpilih sebagai wakil presiden.

"Bangsa NKRI belum dikatakan prima dan optimal mana kala kader religiusnya belum ditampilkan mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan sukses dan betul-betul nyata menjadi wapres kita semua," kata dia.

Advertisement

"Pokoknya wirit kita sekarang perbanyak amin, betul sekali kekuatan negara membutuhkan kader kelompok religius," imbuhnya.

Menurutnya, Ma'ruf merupakan kader terbaik Nahdlatul Ulama. Sebagai pendahulunya di jabatan Rais Aam.

"Karena itu kapan lagi kalau tidak sekarang kapan lagi tidak kita sukseskan dan kita yakin jangan dengar orang bicara kumpul dengan ini itu untuk oranhnya, beliau adalah berlian mutiara dicampur dengan siapapun akan mengeluarkan sinarnya bahkan sinar itu akan mengembang dan mengembang akan bisa dirasakan umat bukan hanya sabang marauke, bukan bumi sampai langit," jelasnya.

Baca juga:
Demokrat minta Ratna Sarumpaet dipecat dari Timses Prabowo-Sandiaga
Didukung kiai kampung di Jabar, Ma'ruf Amin targetkan 70 persen suara
Ma'ruf Amin yakin ekonomi Indonesia pada tahun 2024 naik
Tak masuk timses, kepala daerah pendukung Prabowo-Sandi diminta fokus kerja
Ma'ruf Amin: Pancasila bukan thogut tapi titik temu
Cerita Ma'ruf Amin ngaku kalah dari Jokowi soal salat
Bawaslu gelar sosialisasi aturan kampanye Pemilu 2019

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.