Rahmat Gobel akan promosikan Pesawat buatan PT DI & angklung di KAA
"Nah pesawat itu untuk menarik minat akan diberi nama pesawat Asia Afrika. Nama ini juga akan kita jual," kata Rahmat.
Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 akan dijadikan momen untuk menawarkan produk lokal kepada 109 negara yang hadir. Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmat Gobel mengaku akan menawarkan pesawat PT Dirgantara Indonesia (PT DI) sebagai produk unggulan.
Selama ini PT DI yang dulunya bernama IPTN memang dikenal sebagai penghasil pesawat terbang kenamaan di Asia Tenggara. Perusahaan ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.
"Pesawat dan heli yang akan dibuat IPTN (sekarang IPDN) ini akan ditawarkan. Kan kalau saya bagaimana caranya berdagang, nah pesawat itu untuk menarik minat akan diberi nama pesawat Asia Afrika. Nama ini juga yang akan kita jual," kata Rahmat Gobel dalam rapat kesiapan KAA di Balai Kota Bandung, Rabu (11/3).
Menurut dia, konferensi internasional tersebut bisa menjadi momentum baik. Karena ajang mempromosikan Indonesia bisa dilakukan di sini. "Ini pasti menjadi kesempatan baik. Saya akan coba tawarkan nanti kepada para delegasi," ungkapnya.
Lainnya Rahmat juga ingin mempromosikan angklung. Dia ingin para perwakilan setiap negara bisa memainkan alat musik yang terbuat dari bambu itu. "Saya juga aktif promosikan angklung. Alangkah baiknya event ini ada permainan angklung. Ini membangun kebersamaan," jelasnya.
Dalam agenda panitia lokal, angklung memang bakal dimainkan dan menorehkan sejarah pencatatan rekor dunia dalam rangkaian peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60. Digadang-gadang sebanyak 20 ribu orang disiapkan memainkan angklung secara bersama-sama.
Pertunjukan Angklung Harmony for The World bertajuk 'Alunkan Angklungmu di Guiness World of Record Bandung Lautan Angklung' berlangsung di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Kota Bandung, pada Sabtu 25 April 2015 mendatang.
Baca juga:
Amankan KAA ke 60 di Bandung, Polda Jabar siagakan 33 penembak jitu
Sejumlah menteri pantau persiapan KAA ke 60 di Bandung
Pemprov Jabar usulkan eksibisi monorel saat KAA di Bandung